Ambar Tjahyono Serahkan Traktor Kepada Petani Kulon Progo

  • 22 Juli 2014 14:00:28
  • 3022 views

Ambar Tjahyono, Sc.MM serahkan traktor dari Dirjen Sarana Prasarana Pertanian Kementrian Pertanian kepada perwakilan kelompok petani di Kulon Progo. Bertempat di Dinas Pertanian dan Kehutanan Kulon Progo dengan didampingi Bupati Kulon Progo dr. H. Hasto Wardoyo, Sp. OG (K), Kepala Dinas Pertanian DIY, Ir. Sasongko,M.Si dan Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Kulon Progo, Ir. Bambang Tri Budi Harsono, anggota DPR RI Komisi IV ini Selasa (22/7) secara simbolis memberikan bantuan sekitar 28 traktor.
"Petani adalah ujung tombak perekonomian di desa. Dengan bantuan traktor ini diharapkan bisa meningkatkan produksi pertanian yang lahannya semakin menyempit,"jelas Ambar
Kepada para petani Ambar berpesan alat agar dimanfaatkan secara berkelompok dan terlebih alat bantuan ini jangan sampai dijual. Selain itu petani juga diharapkan bisa merawat alat dengan baik. Dengan bantuan sarana prasarana pertanian ini Ambar mengharapkan akan bisa mempercepat pertumbuhan pertanian dan pada akhirnya desa bisa menjadi usat pertumbuhan ekonomi.
Senada dengan Ambar, Kepala Dinas Pertanian DIY, Ir. Sasongko, M.Si berpesan kepada para petani agar bisa memanfaatkan dan memelihara alat pertanian bantuan ini dengan baik. Menurut Sasongko pencatatan jam kerja alat perlu dilakukan agar diketahaui kapan traktor harus ganti oli. Ia juga berpesan agar traktor tidak dimanfaatkan sendiri tetapi digunakan secara kelompok.
"Lebih baik traktor rusak karena untuk bekerja dari pada rusak karena nganggur," jelas Sasongko.
Sementara Bupati Kulon Progo dalam kesempatan yang sama mengatakan keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan petani. Hal ini seperti yang diupayakan pemerintah dengan memberikan bantuan sarana prasana produksi sampai pemasaran produksi hasil pertanian. Dr. Hasto juga mengharapkan kepada Ambar sebagai anggota DPR RI Komisi IV yang asli dari Girimulyo Kulon Progo untuk mendukung kebijakan daerah perihal Raskin yang digantikan dengan Rasda.
"Rasanya ironis jika Kulon Progo yang surplus beras harus mengkonsumsi beras impor, karena jika dengan raskin yang diuntugkan justru tengkulak. Untuk itu kami mohon dukungannya raskin kita ganti dengan rasda. Berasnya lebih enak dan petani yang diuntungkan,"tutur dr. Hasto.
Menurut kepterangan Kepada Dinas Pertanian Dan Kehutanan Kulon Progo, Ir. Bambang Tri Budi Harsono, bantuan traktor tidak hanya berjumlah 28 namun ada sekitar 49 buah. Sementara yang diserahkan ke petani saat ini baru 28 dikarena keterbatasan tempat. Masih menurut Bambang akan diberikan lagi bantuan 36 unit pompa, 1 unit tramsplenter dan 1 unit kultifaktor dan waktunya setelah lebaran.