Persiapan Pilpres, Polres Kulon Progo Gelar Pasukan

  • 18 Juni 2014 10:23:26
  • 1478 views

Dalam rangka persiapan pengamanan pemilu presiden mendatang, Polres Kulon Progo beserta jajarannya menggelar Pasukan Operasi Mantap Brata 2014 yang digelar di Alun-alun Wates, Rabu (18/06). Dalam upacara tersebut Wakil Bupati Kulon Progo, Drs. Sutedjo bertindak selaku inspektur upacara.

Menurut Gubernur DIY, Sri Sultan HB X dalam sambutan yang dibacakan inspektur upacara, pergelaran pasukan dalam rangka kesiapan pengamanan pilpres 2014 ini perlu dilakukan supaya dapat mempersiapkan diri secara matang dalam agenda nasional tersebut. Prediksi permasalahan yang timbul perlu diantisipasi dan menjadi perhatian yang perlu diambil langkah antisipatif dan tindak lanjut. Oleh karena itu, penting bagi seluruh jajaran untuk bersiap dan menerapkan pola pengamanan yang lebih baik serta komprehensif dengan melibatkan kekuatan personel, koordinasi, konsolidasi dengan instansi terkait dan pemanfaatan seluruh sumber daya yang ada.

Menurut Wabup, aparat keamanan dengan unsur-unsur terpadunya sudah siap untuk mengamankan seluruh proses pilpres yang akan datang, sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing. Kesiapan personel juga didukung kesiapan semua alat kelengkapan pengamanan.

"Pada kesempatan ini, saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran aparat keamanan yangs udah menunjukkan komitmennya yang tinggi dalam mengamankan agenda nasional. Kami berharap pilpres di seluruh wilayah kulon Progo dapat berjalan dengan lancar, selamat, aman, tertib, tiak ada gangguan permasalahan yang berarti," tutur Wabup usai upacara.

Sutedjo menghimbau semua warga masyarakat, khususnya yang terlibat dalam tim pemenangan masing-masing capres-cawapres untuk bisa menciptakan suasana kondusif, artinya boleh bersaing mencapai kemenangan dengan cara-cara yang elegan, santun, tidak memancing perpecahan antara sesama warga bangsa.

Sementara itu, Kapolres Kulon Progo, Johanes Setiawan Widjanarko menjelaskan bahwa pada pengamanan pilpres ini sekitar 500 personel polri sudah dipersiapkan. Selain itu, tim dari Polres Kulon Progo diperkuat dengan bantuan dari TNI satu Kompi, dan komponen lain juga sebanyak satu kompi.

Menurutnya dalam pilpres ini ada 4 titik rawan yang perlu diperhatikan, yaitu dua tempat di Lendah, Galur, dan Nanggulan. Informasi titik rawan ini didapatkan kepolisian mengacu pada kondisi terakhid serta kondisi yang ditemukan pada tahun-tahun sebelumnya. Namun begitu, Kapolres menyatakan tidak ada kendala yang menonjol.

Terkait pada daerah denan tingkat partisipasi pemilu yang rendah, pihak kepolisian menganjurkan kepada KPU supaya lebih intensif mensosialisasikan kepada masyarakat untuk memilih.

"Kita juga membantu sosialisasi supaya tingkat partisipasi masyarakat tinggi. Sedangkan terkait dengan pengamanannya, kami telah menurunkan aparat kepolisian ke lapangan untuk melihat situasinya dan kondisi sebenarnya," katanya.

Kapolres menghimbau agar masyarakat memilih dengan benar. Supaya tidak ada kejadian yang tidak diharapkan yang dapat merugikan masyarakat. Namun hingga saat ini diakuinya bahwa sesuai pantauan yang dilakukan, kondisinya aman.***