Muralisme Keprihatinan dari Vandalisme

  • 17 Juni 2014 12:24:25
  • 2575 views

 

Keprihatinan  masyarakat akan tindakan vandalisme ditunjukan oleh Forum Perupa Peduli Kulon Progo. Komunitas perupa yang bermarkas di Gununggempal Rt 23/10 ini melakukan kegiatan mural di beberapa tempat di kota wates yang potensial vandalisme. Selasa (17/6) dengan difasilitasi Satuan Polisi Pamong Praja Kulon Progo perupa ini melukis tembok parkiran SMK 3 Wates sekitar 30 m.

Duana, Kasat Pol PP Kulon Progo menjelaskan tindakan pencegahan dengan patroli untuk menangkap pelaku tindakan vandalisme sulit dilakukan. Pelaku vandalisme dalam aksinya sering melakukan kucing kucingan dengan petugas ataupun masyarakat yang melakukan penyanggongan. Menurutnya dengan muralisme bisa mengurangi tindakan fandalisme setidaknya agar tidak begitu jelas jika dicoret coret. Selain itu juga dimaksudkan untuk memberikan keindahan tersendiri  sesuai dengan Surat Edaran Sekretaris Daerah nomor 660/842 tentang Gerakan Kebersihan dan Keindahan Kota Wates

“Kita selalu malakukan patroli untuk pencegahan vandaisme namun sulit untuk menangkap pelaku, semoga dengan muralisme seperti ini bisa meminimalisir tindakan vandalisme,”jelas Duana

Teguh Paino selaku ketua forum ini mengaku prihatin dengan tindakan vandalisme yang merusak keindahan ruang publik kota Wates terlebih vandalisme yang merusak fasilitas umum. Forum Perupa Peduli Kulon Progo tergerak untuk meminimalisir tindakan vandalisme dengan aksi mural. Forum yang ia pimpin siap memberikan jasa kepada masyarakat yang membutuhkan lukisan mural dengan pesan moral sesuai yang diinginkan masyarakat. Selain itu untuk mewadahi kratifitas anak muda yang ingin menuangkan ide dalam bentuk lukisan forum ini siap untuk mendampinginya.

“Kami prihatin dengan aksi corat-coret yang merusak keindahan kota terlebih yang mencorat coret fasilitas umum,”keluh Teguh

Minggu (15/6) sebelumnya forum ini juga melakukan muralisme di sekitar Teteg Wetan sisi dalam dan luar sampai Jogoyudan. Pesan mural yang disampaikan di tembok sepanjang kurang lebih 20 ini beragam terutama ditujukan untuk generasi muda. Mulai dari pesan anti narkoba, anti seks bebas bahkan pesan hidup sehat serta potensi daerah.