Masyarakat Masih Bisa Berobat Gratis

  • 11 Juni 2014 15:41:12
  • 1555 views

Berlakunya Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) menjadi keresahan tersendiri bagi masyarakat Kulon Progo. Hal ini seperti disampaikan Surono, Kepala Desa Salamrejo dihadapan Bupati dan rombongan kunjungan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Rabu (11/6). Pada kesempatan itu Surono menyanyakan dengan berlakunya BPJS apakah masyarakat yang selama ini tidak mendapatkan jaminan kesehatan dari manapun masih bisa berobat gratis.
Kunjungan Bupati ini selain untuk meninjau hasil pembangunan dan gotong royong masyarakat dimanfaatkan juga untuk menyerap aspirasi dari masyarakat. Saat diberikan kesempatan, Surono menyampaikan beberapa usulan atau keinginan masyarakat. Dihadapan Kepala Dinas Kesehatan Kulon Progo, dr. Bambang Haryatno, M.Kes yang turut hadir saat itu, Surono minta kejelasan perihal BPJS.
"Dengan berlakunya BPJS menjadikan kebingungan masyarakat, apakah masyarakat yang tidak mendapatkan jaminan kesehatan dari manapun masih bisa berobat gratis? tanya Sorono
Menangggapi pertanyaan itu Bambang menjelaskan bahwa masyarakat yang tidak mendapatkan jaminan kesehatan dari manapun masih bisa berobat gratis di Puskesmas dan RSUD Wates dengan menunjukan KTP atau KK Kulon Progo, asalkan sesuai dengan prosedur rujukan yang benar. Namun demikian jika masyarakat ada yang ingin ikut jaminan kesehatan dipersilahkan mendaftarkan diri di kantor yang menyelenggarakan BPJS. Selain itu masyarakat yang sudah ikut BPJS jika berobat atau rawat inap ia mengharapkan jangan hanya menunjukan KTP saja tetapi gunakan BPJSnya.
"Masyarakat tidak perlu kawatir, BPJS diperuntukan untuk pemilik Askes, Jamkesmas dan Jamsostek. Jika tidak memiliki itu masih bisa ditanggung dengan Jamkesda dan Jamkesos," jelas Bambang
Selain Surono, semua Kepala desa di Kecamatan Sentolo pada kesempatan itu juga menyampaikan usulan ataupun permasalahan yang mereka hadapi. Mulai dari penerangan jalan, perkerasan jalan, pembangunan irigasi dan kelangkaan pupuk ada juga yang menanyakan proyek pemerintah yang belum selesai.