22 Warga Klopo Sepuluh Relakan Tanah untuk Jalan Baru

  • 06 Juni 2014 15:02:33
  • 2879 views

Kerelaan dan semangat warga masyarakat mengikhlaskan tanahnya untuk pembuatan jalan baru, mendapat apresiasi Bupati Kulon Progo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K). Tanah milik 22 warga dari dusun Klopo sepuluh Desan Bendungan dengan panjang 266 m, lebar 2 meter.

Bahkan tidak hanya tanah, warga pun merelakan pohon, tenaga, biaya untuk membangun jalan baru tersebut, tanpa mengandalkan biaya bantuan dari pemerintah.

"Mugi dados amal kesaenan, amal jariah. Ini luar biasa" do'a Bupati yang dihadapan warga Klopo sepuluh, dan tim dari Kabupaten Kulon Progo dalam rangka Dalam rangka Bulan Bhakti Gotong Royong (BBGRM) ke-XI, Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-XXI dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-42 di Kecamatan Wates.

Bupati juga salut terhadap ibu-ibu yang penuh semangat ikut gotong royong meskipun tidak dibayar. Untuk mensuport gotong royong warga, bupati menyampaikan bahwa untuk melalui BBGRM ini untuk Desa Bendungan mendapat alokasi dana Rp. 30 Juta dan bantuan semen sebanyak 820 zak.

Bupati juga mengucapkan terimakasih. kepada anggota TNI yang ikut bergotong royong membantu pembangunan jalan baru ini..

Radiyan Kepala Dukuh Klopo sepuluh, menyampaikan Tanah milik 22 warga tersebut diikhlaskan tanpa minta ganti rugi termasuk pohon yang ditebang. Saat ini kondisi sebagian masih tanah dan sebagian sudah sedang dikerjakan pengerasan dengan batu.

Disampaikan, tahapan pembuatan jalan dimulai hari Selasa (1/4/2014) musyawarah rencana pembuatan jalan menggunakan tanah warga, dan dihadiri seluruh warga Rt 22.
(12/4/2014) dilaksanakan doa bersama sebelum pembuatan jalan. (13/4/2014) Tahap I melakukan pengukuran dan pemberian batas jalan baru. (20/4/2014) Tahap II Tindak lanjut pembuatan jalan. (04/05/2014) Tahap III Tindak lanjut pembuatan jalan. (11/5/2014) Tahap IV Tindak lanjut pembuatan jalan.

"Kerja bakti dilaksanakan setiap hari minggu oleh warga" kata Radiyan.

Disampaikan juga bahwa pembuatan jalan baru ini dimaksudkan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga, yang selama ini kesulitan akses jalan.

Adapun kepengurusan pembangunan jalan, Pelindung Kepala Desa Bendungan Mujiyo,SE, Penanggung jawab Radiyan Dukuh Klopo sepuluh, Ketua Kaswondo,
dan Purwanto, sekretaris Sugiyanta dan Purwanto, Bendahara Wiji Lestari dan Tujiman, serta seksi-seksi terkait.

Dari Pemerintah Kecamatan Wates memberikan bantuan Rp. 500 ribu.
Camat Wates, Drs.Ariadi,MM menyampaikan Gotong royong masyarakat Wates sangat membanggakan, salah satunya di Dukuh Klopo ini.

Di pedukuhan Dobangsan RW.9 Desa Giripeni Wates, Karjo Sumarto juga mewakafkan tanah seluas 2.908 m2 dan dibangun mushola, dengan dana swadaya masyarakat, perantau, dan berbagai pihak telah berhasil di bangun mushola, dengan total biaya sebesar Rp.142.050.000,-, dan diresmikan Bupati dalam rangka BBGRM kali ini.

Dijelaskan juga oleh Ariadi, terkait BBGRM, kegiatan pembangunan yang masuk di Desa/ Kelurahan se-Kecamatan Wates selama Tahun 2013 dari dana APBN sebesar Rp. 3 miliar, APBD Propinsi Rp. 2 miliar, APBD Kabupaten Rp. 3,86 miliar, Swadaya Masyarakat Rp. 3,2 miliar, APBDes dan sumber lain Rp. 174.225.000,-

"Sumber lain adalah CSR dari beberapa perusahaan" kata Ariadi. (at.MC)