Musik Campur Krumpyung Buka FKR 2014

  • 02 Juni 2014 10:37:10
  • 1669 views

Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Kulon Progo menggelar Festival Kesenian Rakyat (FKR) 2014 di Balai Desa Panjatan, pada pembukaan FKR 2014 Sabtu (31/5) untuk pertama kalinya Musik Campur Krumpyung diperdengarkan kepada masyarakat yang dimainkan oleh 60 personil gabungan dari Sanggar Seni Singlon, Gubuk Pramuka Kwarcab Kulon Progo dan siswa SMK Negeri 1 Pengasih. Musik Campur Krumpyung merupakan upaya Pemkab Kulon Progo dalam melestarikan Krumpyung yang asli dari Kulon Progo agar lebih mudah diterima masyarakat.

Menurut Kepala Bidang Kebudayaan Disbudparpora Kulon Progo Joko Mursito, Musik Campur Krumpyung merupakan gagasan Bupati Kulon Progo untuk mengangkat Krumpyung yang merupakan potensi kesenian lokal Kulon Progo. Dengan inovasi dalam penyajiannya diharapkan akan lebih mudah diterima masyarakat sehingga Krumpyung bisa menjadi identitas Kulon Progo.

"Selama ini Krumpyung susah untuk diangkat, untuk itu Bupati mengagas agar Krumpyung dapat dikolaborasikan dengan alat musik yang lain agar lebih mudah diterima masyarakat. Untuk mewujudkan hal tersebut kami berupaya melakukan inovasi dalam penyajiannya, Musik Campur Krumpyung ini masih embrio, kedepan masih akan kita kembangkan." terang Joko.

Bupati Kulon Progo dr. H. Hasto Wardoyo, Sp. OG(K) menyambut baik Musik Campru Krumpyung yang untuk pertama kalinya dimainkan. "Selama ini Krumpyung kurang menggema karena jarang dipentaskan, dan Disdbudparpora telah bekerja keras melakukan inovasi dalam menyajikan Krumpyung, ini masih embrio, kedepan masih akan dilakukan pengembangan agar lebih menarik lagi." Terang dr. Hasto.

FKR 2014 yang diikuti oleh 12 kontingen wakil dari Kecamatan se-Kulonprogo tersebut, kontingen dari Kecamatan Kokap berhasil menjadi penyaji terbaik I disusul kontingen dari Kecamatan Samigaluh, Nanggulan, Pengasih dan Kalibawang.