Sat Pol PP Bersihkan Corat-coret

  • 21 Maret 2014 12:49:29
  • 1336 views

Dalam rangka memperingati HUT ke-64 sekaligus mendukung penilaian Piala Adipura tahun 2014 Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Kulon Progo melaksanakan pembersihan dan pengecatan ulang pada tempat-tempat yang dijadikan sasaran vandalisme oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.


Sesuai perintah Bupati, Sat Pol PP mendapatkan tugas untuk membersihkan Jl. Gadingan Wates, namun aksi sosial Sat Pol PP ini tidak hanya di satu jalan tersebut.

"Tetapi juga meliputi tiga jalan yaitu di Jl. Gadingan, Jogoyudan, dan Mutihan" demikian disampaikan Kepala Sat Pol PP Drs. Duana Heru Supriyanta, M.M.

Pembersihan Corat-Coret (Vandalisme) di Jl. Gadingan, Jogoyudan, dan Mutihan Wates yang dilaksanakan Jumat (21/3/2014) ini dengan Koordinator Lapangan (Korlap) Suharyana,SH Kasi Linmas.

Kasat Pol PP menyampaikan, banyaknya aksi vandalisme berupa corat-coret di Kota Wates dan sekitarnya telah membuat keindahan kota berkurang, untuk itu Anggota Satpol PP yang dibantu masyarakat sekitar dan PT KAI melaksanakan kegiatan ini.

"Kegiatan ini mendapatkan dukungan PT KAI yang telah memberikan bantuan berupa amplas, kuas, dan cat" tambah Kasat Pol PP.

Selain itu Satpol PP juga akan semakin meningkatkan frekuensi patroli di taman-taman, alun-alun Wates, dan tempat-tempat yang ditengarai sering dipakai untuk melakukan aksi-aksi yang tidak semestinya misalnya vandalisme maupun mesum.

Kasat Pol PP mengakui tidak dapat menjaga tempat-tempat tersebut selama 24 jam, oleh karena itu kepedulian masyarakat untuk menginformasikan apabila ada kejadian sangat diharapkan.

"Silahkan telpon ke Satpol PP melalui telp 773010 ekstensi 1405" pinta Drs.Duana.

Sejauh ini Sat Pol PP telah berhasil menangkap 19 orang yang melakukan tindakan yang tidak semestinya di taman Wana Winulang dan Alun-Alun Wates. Tindakan yang sudah diambil adalah dengan melakukan tindakan non yustisi mengingat mereka masih berstatus pelajar.

Tetapi diharuskan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya dan diserahkan ke pihak sekolah agar dibina secara lebih intensif. Kedepan Pol PP akan mengundang orang tua pelaku yang masih remaja agar pembinaan dilakukan tidak hanya oleh sekolah namun juga di rumah.

"Kalau untuk aksi vandalisme memang belum ada yang berhasil kami tangkap, karena biasanya mereka melakukannya dengan cepat. Namun apabila tertangkap mereka akan kami bina secara khusus yang dapat dipastikan akan membuat mereka menjadi jera. Harapan kami, peran serta masyarakat, keluarga dan sekolah sangat penting untuk mewujudkan Kulon Progo yang Binangun" tandas Drs.Duana. (at.MC)