BULOG Siap Beli Hasil Panen Padi

  • 13 Maret 2014 15:51:32
  • 1878 views

   Bulog siap untuk membeli panen padi petani berapapun jumlahnya. Namun harganya sesuai dengan Instruksi Presiden No.3 Tahun 2012 tentang Kebijakan Pengadaan Gabah/Beras dan penyaluran Beras oleh pemerintah.

      Hal tersebut dikatakan Awaludin Iqbal dari Bulog Divre DIY, pada Rapat Koordinasi Evaluasi Distribusi Raskin bulan Pebruari dan rencana persiapan distribusi Nopember 2014 di Dinsosnakertrans, Kamis (13/3). Rakor dihadiri  tim Raskin DIY, tim raskin Kabupaten dan kecamatan serta perwakilan desa.

         Awaludin menjelaskan sesuai Inpres tersebut ketentuan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) adalah Harga Pembelian Gabah Kering Panen (HPGKP) dalam negeri dengan kualitas kadar air maksimum 25% dan kadar kotoran maksimum 10% adalah Rp.3.300,- per kilogram di petani atau Rp.3.350,- di penggilingan. Harga Pembelian Gabah Kering Giling (HPGKG) dalam negeri dengan kualitas kadar air maksimum 14% dan kotoran 3% adalah Rp.4.150,- di penggilingan dan Rp.4.200,- perkilogram di gudang Perum BULOG, dan Harga Pembelian Beras dalam negeri dengan kualitas kadar air maksimum 14%, butir patah maksimum 20%, kadar menir maksimum 2% dan derajat sosoh minimum 95% adalah Rp.6.600,- perkilogram di gudang Perum BULOG.

      "Silahkan Bapak, Ibu dan para petani kalau mempunyai stock banyak dan harganya sesuai bahkan di bawah ketentuan Inpres No.3 Tahun 2012 tersebut, Bulog mau membeli berapapun jumlahnya,"kata Awaludin.

        Hal tersebut dikatakan Awaludin terkait dengan beberapa pertanyaan dari Kader raskin kecamatan, tidak adanya perbedaan antara raskin dengan rasda yang berasal dari beras Gapoktan Kulon Progo yang telah diterima oleh beberapa rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTS-PM).

      Sementara Kabid Sosial Dinas Sosnakertrans Kulon Progo Mardi Wiyono,SE mengatakan bahwa alokasi raskin Nopember yang akan disalurkan pada Bulan Maret ini dimulai dari Kecamatan Kokap (17/3), Pengasih (18/3), Temon dan Wates (19/3), Kalibawang (20/3), Sentolo (21/3), Girimulyo (24/3), Panjatan (25/3), Galur dan Lendah (26/3), dan Samigaluh serta Nanggulan (27/3).

     Pendistribusian ini sesuai dengan Surat Menko Bidang Kesra RI No.B.23/MENKO/KESRA/II/2014, tanggal 7 Pebruari 2014 perihal Percepatan Penyaluran Raskin tahun 2014. Sesuai hasil rapat kabinet terbatas dipimpin Presiden SBY tanggal 7 Pebruari 2014 di Istana Negara telah ditetapkan Rencana Percepatan Penyaluran Raskin 2014, penyaluran raskin dimaksud diambil dari alokasi bulan Nopember dan Desember 2014, untuk alokasi penyaluran bulan Pebruari dan Maret 2014.
Dengan demikian pada bulan Pebruari dan Maret 2014 setiap RTS-PM menerima raskin sebanyak 2 X 15 kg/RTS (30 kg/RTS).