Bazda Salurkan Bantuan Pada Siswa SMK

  • 21 Februari 2014 14:08:35
  • 1606 views

Pengajian aparatur Pemerintah Kabupaten Kulon Progo digelar rutin setiap bulan yang diselenggarakan oleh tiap SKPD secara bergantian. Menurut Drs. Rudyatmo, Kepala DPPKA selaku panitia dalam pengajian yang digelar di Masjid Agung Wates, Jumat (21/2) menjelaskan bahwa pengajian para aparatur ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pengetahuan agama dan keimanan sehingga bisa membimbing aparat untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan dan mengimplementasikannya secara nyata.

Sementara itu, Wabup Drs. Sutedjo terkait musibah hujan abu Gunung Kelud sepekan sebelumnya mengingatkan bahwa bencana harus diterima dengan tabah dan dijadikan sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Apalagi hal ini bisa membuktikan bahwa kekuasaan Allah SWT sangat besar, karena apa yang dialami saat ini hanyalah sebagian kecil dari kekuasaanNya.

Dalam acara yang sama, Wabup menyaksikan pentasarufan bantuan BAZDA Kulon Progo kepada 6 siswa SMK dengan jumlah total Rp 3 juta. Wabup juga mendorong BAZDA untuk bisa menghimpun dan mentasarufkan zakat, infaq, sodaqoh sesuai dengan ketentuan agama. Di bulan Februari ini, BAZDA mengumpulkan lebih dari Rp 123 juta.

"Kalau bisa saldo BAZDA seminimal mungkin, artinya zakat yang terkumpul bisa segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkannya tanpa harus lama menunggu, sehingga bisa segera bermanfaat," kata Sutedjo.

Sutedjo menjelaskan bahwa Pemkab Kulon Progo sangat mendukung kegiatan pengajian seperti ini, terbukti pengajian aparatur ini rutin dilakukan selama bertahun-tahun. Selain itu Pemkab juga setiap pekan melaksanakan safari jum'at, selain saat bulan Ramadhan melakukan safari tarawih. Hal ini dilakukan untuk menjalin komunikasi dengan warga supaya lebih dekat, sehingga dapat mengetahui kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi masyarakat, selain itu juga bisa memberikan spirit untuk beribadah. Sutedjo menambahkan bahwa di saat-saat tertentu juga dilakukan safari subuh.

Materi Pengajian disampaikan oleh Drs. H.M. Budiyanto, MSI, dosen UIN Yogyakarta. Materi yang disampaikan menjelaskan hal-hal yang perlu dilakukan untuk mencapai generasi qur`ani dari sebelum pernikahan hingga setelah melahirkan bayi dan dalam proses pendidikan anak. Pengajian di lanjutkan dengan safari Jumat di Masjid Al Makmur, Tempel, Pendoworejo, Girimulyo dan pemberian bantuan sosial bagi masyarakat sekitar masjid.***