Sistem Surjan Miliki Keistimewaan

  • 10 Desember 2013 07:54:29
  • 12297 views

Sistem surjan memiliki berbagai keistimewaan. Dengan sistem surjan, petani mendapat keuntungan ganda, mendapat hasil 2 macam tanaman, tanaman padi dan palawija sekaligus. Sehingga hal ini dinilai lebih dapat menyejahterakan masyarakat, karena selain beras tercukupi, kebutuhan lain seperti sayur-sayuran juga tetap tersedia. Kemandirian panganpun terpenuhi, karena dapat memproduksi sendiri.

Sistem surjan adalah sistem penanaman yang dicirikan dengan perbedaan tinggi permukaan bidang tanam pada suatu luasan lahan. Dengan perbedaan tinggi, bidang yang tinggi dapat ditanami sayur, buah, rumput, atau palawija lainnya, sedangkan bidang yang rendah dapat ditanami dengan padi.

Salah satu cara melestarikan sistem surjan, Kelompok Tani (KT) Eko Martani Dusun Jetis Sogan Wates bekerjasama dengan Dinas Pertanian Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dan berbagai pihak, Senin (9/10/2013) melaksanakan upacara selamatan Tandur/ penanaman padi dengan sistem surjan, secara bersama-sama.

Dengan pelaksanaan upacara ini selain untuk memberikan informasi kepada generasi sekarang tentang sistem surjan, dan mengangkat kembali kearifan lokal tersebut sehingga tidak punah.

Kepala Dinas Pertanian DIY menyampaikan dengan sistem pertanian yang bagus, diharapkan kesejahteraan petani bagus. Dengan penanaman bersama-sama diharapkan panen juga bersama-sama sehingga harga jual sama, tidak jor-joran.

Bupati Kulon Progo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) menilai, dengan penanaman padi secara bersama-sama, juga akan dapat meningkatkan semangat kebersamaan dan gotong royong di masyarakat.

Dengan secara bersama-sama melakukan penanaman padi dalam satu wilayah (bulak) juga dapat menghambat pola penyebaran hama tanaman.


Upacara Selamatan "Tandur" Kelompok Tani (KT) Eko Martani Jetis Sogan Wates Kulon Progo mengangkat tema Memaknai Nilai Adiluhung, Hamemayu Hayuning Bawono, Manunggaling Kawulo-Gusti, Sangkan Paraning Dumadi tersebut dimeriahkan dengan grup kesenian jathilan Trimudho Tomo dari Sogan. (at.MC)