Resmikan Klinik Laras Hati, Bupati Tanting Kesanggupan Jadi Bapak Asuh

  • 07 November 2013 17:48:22
  • 6861 views

Saat peresmian Klinik Laras Hati di Wonolopo Gulurejo Lendah, Kamis (7/11/2013), Bupati Kulon Progo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) menanting kesanggupan Yayasan Bhakti Sosial jadi bapak asuh Desa Gulurejo.

"Apa njenengan sanggup menjadi bapak asuh Desa Gulurejo?" kata Bupati saat menanting Ketua yayasan Bhakti Sosial Hj.Sri Suyatie,SH, M.Hum., dan langsung dijawab sanggup oleh yang bersangkutan.

Setelah menyatakan kesanggupannya untuk menjadi bapak asuh, Bupati mengharap agar dana Corporate Social Responsibility (CSR) yayasan difokuskan untuk disalurkan ke warga miskin yang ada di Desa Gulurejo.

"Kami tidak memaksa yayasan habis-habisan mengeluarkan uang. Kami hanya minta jika ada kepyakan bedah rumah, santunan anak yatim piatu ikut membantu" tambah dr.Hasto

Pemerintah tidak minta apa-apa kecuali agar pengusaha memperhatikan warga yang tidak mampu.

"Kami terimakasih pada Bapak Hendri dan Bu Sri Sayekti. Mudah-mudahan masyarakat sekitar dapat lebih adem ayem, hidup lebih tenang.

Sebelumnya, atas nama Pemda Kulon Progo dan masyarakat, Bupati mengucapkan selamat atas dibukanya klinik. Dengan adanya klinik diharapkan dapat meningkatkan layanan bhakti sosial kepada masyarakat disamping menyelenggarakan Pendidikan Akaemi Kebidanan (Akbid) Yogyakarta selama ini.

"Ini sungguh menggembirakan karena akan membantu masyarakat dalam mendapatkan layanan kesehatan" demikian dikatakan dr.Hasto

Bupati menjelaskan, sebagai negara berkembang salah satu permasalahan yang dihadapi adalah menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Dengan bertambahnya layanan kesehatan ini diharapkan ikut mendukung usaha penurunan jumlah kematian ibu dan bayi.

"Di negara kita angka kematian bayi tinggi. 1 bayi mati dari 30 bayi yang lahir. Sedangkan di Singapura setiap 4.900 bayi lahir rata-rata 1 bayi meninggal" jelas dr.Hasto

Dengan peningkatan layanan kesehatan masyarakat, diharap kedepan tidak ada lagi orang melahirkan atau sakit, meninggal karena tidak adanya pertolongan. Kepada yayasan dimohon untuk dapat mengakses ke layanan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) sehingga masyarakat miskin dapat mendapatkan layanan gratis.

 


Ketua yayasan Bhakti Sosial Hj.Sri Suyatie,SH, M.Hum menyampaikan Yayasan bhakti
Akademi kebidanan Yogyakarta

"Pelayanan Klinik antara lain rawat jalan, kebidanan, gigi, rawat inap untuk kesehatan umum dan kebidanan" kata Sri Suyatie

Klinik juga sudah menjalin kerjasama dengan posyandu, kader kesehatan di Wonolopo, agar layanan kesehatan dapat maksimal.

Disampaikan bahwa klinik lain yang sudah dibangun oleh yayasan ada di Sewon Bantul sejak tahun 2010 sedangkam di gulurejo tahun
2013.

Kegiatan ini merupakan bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi selain itu juga untuk meningkatkan kesehatan ibu anak.

Fasilitas yang disediakan kamar inap, Poli Kebidanan, saat ini melayani Jamsostek, Jampersal, Rawat inap, Pemeriksaan kehamilan, Pertolongan pertama, USG, EKG, Melayani KB, Pemeriksaan Gigi, Pemeriksaan Umum, Pemeriksaan Laboratorium.

 

Klinik laras Hati berdiri tanggal 7 November 2013 dengan nomor ijin pendirian klinik 445/004.KLINK/X/2013 dibawah yayasan Bhakti Sosial. Klinik didirikan dengan tujuan untuk membantu program pemerintah dalam bidang kesehatan.

Klinik Laras Hati dengan pelayanan terbaik dan terpercaya bagi ibu dan anak serta masyarakat sekitar. Disediakan baik bagi para wanita sebelum menikah, di masa hamil, melahirkan, hingga masa menopause, juga bagi anak-anak.

Layanan diberikan untuk pengobatan umum, gigi serta kesehatan ibu dan anak.

Didukung sejumlah dokter ahli, terpercaya, memberi layanan terbaik bagi Anda adalah komitmen yang kami junjung tinggi.

Dengan visi menjadi tempat pelayanan kesehatan yang handal dan prima didukung tenaga profesional dan penuh pengabdian.

Dan misi menjadi tempat pelayanan kesehatan yang aman, nyaman dan memuaskan bagi pasien. Memberikan pelayanan yang prima kepada pasien didukung tenaga profesional.

Sumber Daya Manusia (SDM) meliputi Dokter SpOG(K) Konsultan, Dokter Spesialis Kandungan (Sp.OG), Dokter Gigi, Dokter Umum, Bidan Senior dan profesional.

Diawali dengan pelayanan kesehatan gratis
30 pasien sehari. Antara lain USG gratis tanggal 8 November, dan layanan KB gratis pada tanggall 9 November.

"Kami harap dapat meningkatkan layanan kesehatan kepaa masyarakat" tambahnya lebih lanjut.(At.MC)