Anggota DPR RI Panen Jagung di Kaliwilut

  • 07 November 2013 14:04:44
  • 2136 views

Jagung adalah tanaman pertanian yang sangat potensial untuk bisa dikembangkan. Berbagai penelitian telah dilakukan oleh Badan Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Yogyakarta dan Badan Litbang Pertanian. Dari pengkajian pengembangan varietas jagung ini dihasilkan beberapa varietas baru seperti Bima 3, Bima 4, Bima 5 dan Bima 19-URI. Contoh hasil penanaman varietas tersebut sudah bisa dilihat. Kamis (7/11) di Bulak Dusun Kaliwilut Desa Kaliagung Kecamatan Sentolo dilakukan panen jagung hasil dari pendampingan SL-PTT jagung.
Hasil varietas Bima menurut Kepala Dinas Pertanian DIY dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Ir. Yektining Rahajeng dihasilkan sekitar 13an ton perhektar. Bisa dikatakan ada lebih dari varietas lainnya. Masih menurut Kepala Dinas Pertanian DIY sasaran produksi jagung di DIY tahun 2013 sekitar 335790 ton sementara hasil dilapangan tahun 2013 hanya 271751 ton sehingga masih ada kekurangan. Harapan untuk menutup kekurangan ini dengan memanfaatkan SL-PTT jagung akan dapat meningkatkan produktifitas jagung tanaman pangan.
Hadir dalam temu lapang dan panen jagung ini Bupati Kulon Progo dr. H. Hasto Wardoyo, Sp. OG (K). Anggota DPR RI Juwarto, Anggota DPRD I Komisi B Gunawan Handoyo, Anggota DPRD Kulon Progo Sudarto, Sudarmaji Ketua BPTP Jogjakarta, Ketua Balai Penelitian Tanaman Serealia.
Temu lapang dan panen jagung yang dihadiri Juwarto, Anggota DPR RI Komisi IV dari Dapil Yogyakarta ini sekaligus menjadi ajang penyaringan aspirasi pertani. Suratimin Ketua Gapoktan Desa Kaliagung pada kesempatan itu mengharapkan adanya perhatian dari pemerintah dan anggota dewan, karena adanya permasalahan irigasi yang tidak lancar dan meningkatnya populasi hama tikus yang meningkat. Irigasi yang kurang lancar ini Suratimin meminta bantuan untuk bisa dibuatkan sumar ladang. Sedangkan untuk mengatasi permasalah tikus ia minta bisa dibuatkan rumah burung hantu sebagai predator tikus agar populasi tikus dapat berkurang.
Berbeda lagi dengan Pujo Santoso dari Kelompok Tani Banyu Nganti, ia minta dipermudah prosedur permohonan bantuan, terutama dalam pembuatan proposal. Ia menambahkan bahwa petani memang tidak ada yang pinter tapi tidak mungkin akan jadi koruptor.
Menanggapi aspirasi petani ini Bupati Kulon Progo dr. H. Hasto Wardoyo, SP.OG (K) akan melakukan pengkajian, jika memungkinkan akan dibuatkan irigasi yang permanen karena pertimbangan manfaat yang lebih besar. Ia juga menjanjikan kepada pertani di tahun depan setelah selesai proyek perbaikan jalan, akan lebih memperhatian sarana prasarana pertanian. Termasuk jika ada padat karya akan diarahkan untuk pembangunan sarana pertanian.
"Jika memungkinkan akan kita bangun saluran irigasi yang lebih permanen, nanti akan kita kaji lagi. Karena manfaatnya akan lebih besar,"jelas Hasto.
Sedangkan Juwarto, Anggota DPR RI ini siap membantu apa yang dibutuhkan petani selama masih sesuai dengan komisi yang ia bidangi. Menyoal proposal Juwarto siap kirim email atau faximili ke petani.
"Kami siap backup kegiatan petani, asal kelompok tani namanya sudah terdaftar di dinas, setor nama saja akan saya bantu," tutur Juwarto.