Bupati Ajak Sikapi Pilkades Seperti Main Badminton

  • 30 Oktober 2013 09:17:57
  • 1802 views

Pancasila tidak mengajarkan pemilihan untuk menentukan kepala daerah (one man one vote). Namun Pancasila selalu mengajarkan musyawarah mufakat. Karena penentuan kepala daerah ini sulit untuk dapat diwujudkan dengan musayawarah mufakat maka jalan terbaik dengan pemilihan. Namun di lapangan atau daerah daerah banyak dijumpai pemilihan kepala daerah meninggalkan permasalahan. Perbedaan pilihan menjadikan perpecahan di tengah-tengah masyarakat. Seperti yang sampaikan Bupati Kulon Progo dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) sesaat setelah melantik dan mengambil sumpah Kepala Desa Hargomulyo di Balai Desa Hargomulyo, Selasa (29/10) kemarin.
"Pilkades ibaratnya bermain badminton atau olah raga yang lain, kita harus sportif," jelas Hasto.
Bupati Kulon Progo mengharapkan pemenang dan yang kalah harus bisa menerima kenyataan. Kembali bersatu untuk membangun desa bersama-sama. Perbedaan jangan dijadikan penyebab perpecahan. Yang menang tidak boleh sombong dan yang kalah harus bisa menerima.
, "Ojo terus meneng menengan karo tonggo karena pilkades, lupakan pilkades," tambah Hasto
Kepala desa terpilih Desa Hargomulyo Kokap, Burhani Arwin menggantikan Ir H. Sugiyanto, MM kepala desa lama yang mengundurkan diri karena menjagokan diri menjadi legistalif. Sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Kulojn Progo nomor 466/2013 tertanggal 11 Oktober 2013 Burhani Arwin resmi menjabat Kepala Desa Hargomulyo mulai tanggal pelantikan. Burhani Arwin dalam pemilihan kepala desa yang digelar pada tanggal 29 September 2013 berhasil mengahalahkan dua pesaingnya , Winarto dan Sujarwo. Dengan mengumpulkan 1933 suara unggul dari Winarto yang hanya memperoleh 753 suara dan Sujarwo 1639 suara.
.