Pemimpin Harus Perhatikan Logos, Ethos dan Pathos

  • 24 Oktober 2013 14:05:43
  • 2483 views

Pemimpin yang bijaksana dan arif setiap tindakan atau ucapannya selalu didasari tiga hal. Logos, ethos dan pathos tiga hal ini seperti yang dikatakan Bupati Kulon Progo dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) saat memberikan sambutan setelah mengambil sumpah dan melantik Kepala Desa Sindutan Temon masa jabatan 2013-2019, Kamis (24/10). 
Bupati Kulon Progo ini memberikan sedikit ilmu yang didapat saat di Amerika. Logos diartikan logika dasar dasar tindakan atau ucapan. Setiap tindakan atau ucapan pemimpin harus mempunyai dasar, bukan hanya sembarangan. Ethos atau etika, sebaik apa hal yang akan disampaikan perlu memperhatikan cara penyampaianya. Jika caranya kurang baik, belum tentu pendapat yang baik akan diterima masyarakat. Dan pathos, apa yang disampaikan disenangi atau tidak oleh masyarakat.
"Jika kita ingin dimaknai baik oleh orang lain, perhatikan tiga hal dalam setiap tindakan atau ucapanya, logos, ethos dan pathos, ini saya berikan sedikit bocoran ilmu yang saya dapat saat di Amerika,"tutur Hasto.
Pemimpin dan rakyat oleh Hasto diibaratkan seperti air dan perahu. Pemimpin menjadi perahu sedangkan rakyat sebagai airnya. Jika rakyat marah, air akan bergelombang dan perahupun pasti terombang ambing. Karena itu Hasto berpesan sebagai pemimpin harus bisa menghayati amanat sebagai perahu.
"Pemimpin harus bisa menghayati amanat agar air tidak bergelombang, dan perahu berlayar dengan selamat,"pesan Hasto.
Pilihan kepala desa Desa Sindutan yang diselenggarakan 29 Sepember 2013 yang lalu Radi sebagai incumben memperoleh 607 suara. Sedangkan pesaing tunggalnya Suswanto kalah tipis hanya selisih 8 suara yaitu 599 suara. Sementara suara rusak tidak sah 32 suara. Dengan hasil demikian Radi menjabat Kepala Desa Sindutan lagi untuk masa jabatan 2013 - 2019.