Lima Desa di Wates Dapat Bantuan Rp. 250 Juta

  • 26 September 2013 13:49:01
  • 2552 views

Sebagai bentuk kompensasi kenaikan bahan bakar minyak, pemerintah melalui Kementrian Pekerjaan Umum pada tahun 2013, memberikan bantuan pembangunan infrastruktur untuk daerah kota perdesaan. Bantuan yang di kemas dalam Program Percepatan dan Perluasan Pembangunan Infrastruktur Pemukiman (P4-IP) ini sebesar Rp. 250 juta untuk masing masing desa.
Sosialisasi program kegiatan ini dilaksanakan di Aula Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kulon Progo, Kamis (26/9). Hadir dalam sosialisasi ini beberapa BKM/OMS dan Kepala Desa calon penerima bantuan.
Menurut Haryo S, PPK Pembinaan dan Pelaksanaan Pemberdayaan Masyarakat Satker PBL DIY, ada lima desa di Kulon Progo yang mendapatkan bantuan BLM P4-IP ini dan semuanya di Kecamatan Wates. Desa Ngestiharjo, Desa Bendungan, Desa Kulwaru, Desa Sogan dan Desa Karangwuni. Masih menurut Haryo diberikannya bantuan ini diperuntukan pembangunan infrastruktur dasar pemukiman, seperti jalan desa/kelurahan, jembatan, penghubung kelancaran ekonomi masyarakat, tambatan perahu sebagai persinggahan distribusi ekonomi masyarakat, penyediaan air minum dan sanitasi.
Bantuan ini diberikan secara bertahap. Tahap pertama awal Oktober sebesar 40% dari pagu dana BLM. Tahap kedua 30 % diberikan pada wal bulan Nopember sedangkan 30% sisannya pada awal bulan Desember. Karena mendesaknya waktu ini Haryo mengharapkan desa yang akan mendapatkan bantuan ini segera melakukan musyawarah untuk menentukan kegiatan pemanfaatan bantuan ini.
"Usulan kegiatan harus berdasarkan perencanaan masyarakat, untuk itu segera disepakati titik kegiatan dan untuk apa, karena waktu sudah mendesak," jelas Haryo.
Sementara Zahram M, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kulon Progo yang juga Kepala Satker P4IP mengharapkan pemanfaatan dana bantuan ini diprioritaskan untuk membangun infratruktur yang mendukung kelancaran akses perekonomian masyarakat. Zahram juga mengharapan pemanfaatan dana ini tidak untuk kegiatan sosial atau simpan pinjam dana bergulir.
"Semoga dana ini bermanfaat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan ke depan dana semacam ini akan lebih besar lagi," harap Zahram.