Praja IPDN Gelar Tabligh Akbar

  • 27 Juni 2013 16:57:34
  • 4181 views

Ratusan praja IPDN dan masyarakat dari berbagai daerah di Kulon Progo tumpah ruah di kompleks Masjid Agung Kulon Progo untuk mengikuti tabligh akbar bertema "Menyambut Ramadhan Yang Suci, Tumbuhkan Motivasi, Raih Ridha Illahi", Kamis (26/6). Tabligh ini dihadiri oleh ratusan Praja peserta PL II, masyarakat di Kulon Progo dan tamu undangan dari SKPD, IKPTK, Karang Taruna, Akademisi, TNI, Kepolisian, Panti Asuhan, PKK, Media Massa, dan Takmir Masjid yang ada di wilayah Kulon Progo.

Di depan para praja, Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo atas nama Pemkab Kulon Progo mengucapkan terimakasih atas segala kegiatan yang telah diberikan pada masyarakat Kulon Progo. Hasto juga berpesan bahwa menjadi pemimpin itu tidak ringan, karena di hari akhir akan dimintai pertanggungjawaban, termasuk kepada kaum dhuafa.

"Sehingga akhlak seorang pemimpin menjadi taruhan, dengan demikian acara seperti hari ini sangat penting sekali. Karena softskill yang sedikit sekali didapatkan dari kampus, akan banyak didapatkan di lapangan seperti dalam forum-forum seperti ini," pesan Hasto.

Menurut Taslim, Kasatlatcam Sentolo yang akrab dipanggil Azhen, hadir mewakili Kasatlatkab, kegiatan ini merupakan inisiatif dari praja, lembaga (IPDN) hanya memfasilitasi kegiatan ini. Dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada Pemkab yang telah banyak membantu para praja dalam menjalani PL II, namun begitu, dirinya mewakili praja memohon maaf jika masih ada perilaku praja yang masih mengecewakan masyarakat.

Tabligh akbar yang diselenggarakan peserta Praktek Lapangan II (PL II) Madya Praja IPDN Tahun Akademik 2012/2013 di Kabupaten Kulon Progo, tersebut merupakan acara pertama Praja peserta PL II di tingkat Kabupaten, dimana seluruh Praja peserta PL II yang ditugaskan ke berbagai pelosok desa di kabupaten berkumpul bersama dalam satu waktu untuk berbagi kasih dengan sesama melalui kegiatan Bhakti Sosial menyantuni beberapa Panti Asuhan yang ada di sekitar Kecamatan Wates, Kabupaten Kulon Progo dan kegiatan donor darah yang bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).

Menurut Ketua Panitia Tabligh Akbar, Fikri Dian Parhanudin, tujuan kegiatan yang didanai melalui swadaya Praja, Seksi Kerohanian Islam, dan IPDN ini adalah untuk memperkuat ukhuwah islamiyah, apalagi saat ini sudah dekat dengan bulan Ramadhan.

"Dari sini ada keinginan untuk menggugah masyarakat di Kulon Progo untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah serta lebih meningkatkan keimanan dan ketakwaaan. Selain itu juga menjadi sarana silaturahmi antara praja dan masyarakat Kulon Progo, khususnya untuk kegiatan bakti sosialnya yaitu donor darah dan santunan pada panti asuhan," katanya.

Terpisah menurut Kepala Satuan Latihan Kabupaten (Kasatlatkab) Praktek Lapangan II, Ervin Pahlevi, kegiatan semacam ini sangat penting mengingat Praja memang sudah selayaknya menjadi pemimpin bagi negeri ini dan dapat melakukan suatu perubahan bukan hanya dari dimensi fisik (intelektual) saja, tapi juga perubahan dari sisi spiritual pada diri pemuda Indonesia. "Bangunlah karakter seorang Praja yang menjunjung tinggi tujuh budi utama nilai-nilai kepamongan yaitu jujur, tanggung jawab, visioner, disiplin, kerjasama, adil, peduli," tegasnya.

Sebelum tabligh akbar, diadakan kegiatan donor darah bertempat di halaman Masjid Agung Kulon Progo mulai pukul 09.00 -15.00 WIB, dibarengi dengan suguhan hiburan antara lain dari “Band Khatulistiwa”, salah satu group band di kampus IPDN dan “Sujud Voice”,  kelompok nasyid Praja IPDN. Ide kegiatan donor darah ini berawal saat para praja melihat sedikitnya pasokan darah di PMI Kulon Progo, bahkan paling sedikit di Jogja. Sehingga para praja berinisiatif untuk mengadakan donor darah, supaya memberi dampak yang positif bagi masyarakat. Untuk bakti sosial berupa santunan pada panti asuhan, dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Sosial, dimana Dinas Sosial juga memberikan bantuan berupa makanan siap saji dan pakaian, sasarannya pada 5 panti asuhan di Kulon Progo.

Hadir sebagai pembicara dalam acara Tabligh Akbar ialah Ustadz Kemas Mahmud Al-hanif,S.Pd, seorang Trainer Nasional versi Kementrian Agama (KEMENAG) sekaligus Penulis muda inspiratif versi Forum komunikasi masyarakat (FOKUMAS) Kalimantan Barat.