WRC Jogja Akan Melepas Elang Jawa

  • 20 Februari 2013 12:09:15
  • 2399 views

Taman Satwa (Wildlife Rescue Centre) WRC Jogja bersama Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam Yogyakarta berencana melepasliarkan seekor Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) berjenis kelamin jantan di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi pada akhir Februari ini. Seekor Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) berusia sekitar 4 tahunan akan segera kembali ke alam setelah direhabilitasi di Taman Satwa WRC Jogja selama hampir 2 tahun. Burung elang endemic Pulau Jawa yang dilindungi oleh undang-undang tersebut sebelumnya diserahkan seorang mahasiswa ke Taman Satwa WRC Jogja pada 24 Juni 2011 lalu. Mahasiswa tersebut merasa kasihan saat melihat satwa langka dan dilindungi yang diidentikkan sebagai lambang negara Indonesia tersebut dijual. Tak tega, kemudian ia membeli Elang Jawa tersebut dan langsung menyerahkan ke Taman Satwa WRC Jogja.

Kini setelah hampir 2 tahun dalam rehabilitasi, kondisi elang tersebut saat ini sudah jauh lebih baik. Sayap dan bulunya kini nampak bagus, bahkan paruh tak lagi kepanjangan seperti saat pertama kali tiba untuk di rehabilitasi. Dokter hewan Taman Satwa WRC Jogja - drh. Dian Tresno Wikanti mengatakan bahwa sebelum nantinya dikembalikan ke alam, elang tersebut akan dipasangi identitas terlebih dahulu. "Jadi rencana kita hari ini (19/2) adalah pemasangan wingmarker, banding atau pemasangan cincin, dan microchip. Untuk pemasangan banding kami bekerjasama dengan  IBBS (Indonesian Bird Banding Scheme) sebagai lembaga yang memang memiliki kewenangan untuk melakukan banding atau tagging." Sementara untuk pengambilan sampel darah untuk test penyakit berbahaya seperti flu burung atau AI dan juga penyakit ND (Newcastle disease atau tetelo).

Elang Jawa berjenis kelamin jantan dengan usia sekitar 4 tahun tersebut rencananya akan dilepasliarkan di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi pada tanggal 26 Februari 2013 oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X.