Desa Bumirejo Peringati Hari Jadinya Ke-66

  • 14 Februari 2013 09:00:19
  • 3154 views

Kondisi desa Bumirejo Kecamatan Lendah yang termasuk daerah makmur dibanding beberapa desa diperbukitan Menoreh, diharapkan dapat mendukung untuk menurunkan angka kemiskinan, bahkan dalam jangka panjang dapat bebas dari kemiskinan. Wujud nyata desa makmur  ini dapat terlihat dengan jumlah anggaran desa atau APBDes Desa Bumirejo yang mencapai 1 Miliar.
Hal tersebut dikatakan Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) ketika menghadiri acara Doa Bersama dan Pengajian dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-66 Desa Bumirejo, Rabu malam (13/2) di Balai desa setempat.
Gelar Doa Bersama dan pengajian oleh Kasiran dari KUA Lendah dihadiri Camat Panjatan Drs.Sumiran, Muspika Kecamatan Lendah, Kades Bumirejo Klimun, serta perangkat desa, PKK desa  dan tokoh masyarakat. 
“Desa Bumirejo ini termasuk desa yang makmur karena APBDes saja mencapai Rp.1 Milyar, monggo Pak Kades jangan sampai melupakan warga yang masih miskin untuk diperhatikan, sehingga angkanya kemiskinan turun bahkan bisa semuanya makmur, dicari sebabnya apa, kemudian diberi solusinya,”kata Hasto yang sekaligus menyampaikan selamat atas usia ke 66 desa Bumirejo.
Mengutip keterangan Presiden SBY tentang bantuan kepada warga miskin, Hasto mengatakan bahwa pemerintah sebenarnya telah banyak memberikan bantuan dengan berbagai program, namun hasilnya belum sesuai yang ditargetkan oleh pemerintah, ada yang jalan tetapi ada juga yang tidak jalan. Kesimpulannya adalah karena para pejabat dari pusat sampai bawah masih kurang mempunyai sense of crisis atau kepekaan sosial.
Selain itu Hasto juga turut prihatin dengan adanya permasalahan yang baru saja menimpa salah satu perangkat desa Bumirejo, dan berharap dengan acara Doa bersama dan pengajian dapat memberikan jalan keluar yang terbaik yang akhirnya membawa masyarakat desa Bumirejo menjadi sejahtera dan maju.
Sementara Kades Bumirejo Klimun mengatakan berbagai kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi desa Bumirejo ke-66 selain gelar doa bersama dan pengajian, juga Rabu (13/2) ziarah kubur dan tabur bunga bagi mantan Kades yang telah meninggal dunia di makam Butuh, Dukuh, Maesan, Potrogaten dan Bangeran. Sedangkan tepat pada hari jadinya Kamis (14/2) di hari Valentine di pagi hari digelar Senam Angguk oleh ibu-ibu PKK dari 15 pedukuhan di Balai Desa dan terakhir Sabtu malam (16/2) di tutup dengan pentas Seni Kethoprak Bumi Manunggal Budoyo.
Sedangkan menurut sejarahnya  desa Bumirejo yang lahir 14 Pebruari 1947 sebelumnya merupakan  gabungan dari empat desa atau kelurahan yakni desa Butuh yang pada saat itu dipimpin R.Somo Suwito, desa Cabean lurahnya Cokro Pradono, desa Potrogaten R.Pawiro Dono dan desa Bangeran R.Harjo Lesono.  Setelah bergabung tersebut yang menjabat Kepala Desa R.Abdulah Hadi 1947-1975, Siswo Wardoyo 1976-1995, Klimun 1996-2004 dan 2004- sekarang.***