Festival Durian dan Slondok di Kalibawang

  • 04 Februari 2013 14:25:34
  • 4877 views

Bupati Kulon Progo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) sangat mendukung Progran Penananam Durian dengan sistem Monokultur dan Monoklonal. Diharapkan harganya juga monoton (stabil). Dengan sistem monokultur, diharapkan hasilnya lebih maksimal, dengan monoklonal kualitas tetap bagus dan rasa tetap sama, dengan harga yang monoton, wisatawan nyaman karena tidak dipermainkan harga.

"Galur murni durian menoreh kuning memang harus dijaga kelestariannya" kata dr.Hasto. Sudah dijagapun monoklonal dapat mutasi karena pengaruh lingkungan apalagi tanpa ada usaha pelestarian, demikian disampaikan dr.Hasto dalam Festival durian dan slondok yang dilaksanakan di Pasar Bendo Banjaroya Kalibawang, Minggu (3/2).

dr.Hasto juga menyampaikan bahwa di Kalibawang pada tahun 2013 ini akan dibangun sarana air bersih, dengan dana pusat sebesar Rp.12 milyar. Dengan pembangunan ini diharapkan tahun 2014 sudah tidak ada lagi droping air ke warga menggunakan truk tanki, warga sudah terlayani dengan program air bersih. Air bersih diharapkan juga untuk mencukupi tempat-tempat wisata yang ada.

Di Dusun Tonogoro, tahun 2012 mulai dibangung embung dengan cara memotong gunung, kemudian dikeruk dijadikan embung untuk menampung air. Disekitar embung ditanam pohon.

Disamping itu Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Kulon Progo merencanakan tahun 2013 ini akan mengembangkan durian monokultur seluas 20 ha pohon di daerah bendo menuju suroloyo.

Menanggapi dilaksanakannya festival, Bupati sangat menyambut baik apa yang dilakukan panitia dibantu berbagai pihak terkait.
"Atas nama Pemda dan masyarakat Kulon Progo mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah DIY dan semua pihak yang telah memberi banyak bantuan" katanya. Setelah dibantuan Pemerintah DIY, saat ini pasar bendo sudah lebih baik kondisinya, dan sudah ada rest area.

Kepada Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian, Camat, Kades, Bupati berpesan agar agar bersama-sama bahu membahu untuk memanfaatkan dan menghidupkan rest area, jangan sampai mangkrak dan tidak digunakan lagi. "kepada Ibu Retno terima kasih provokasinya sehingga Kulon Progo banyak mendapat bantuan" katanya 

Bupati juga memuji langkah panitia ikut menyertakan slondok dalam festival ini, karena selain banyak diproduksi warga, slondok kalibawang terkenal renyah dan gurih, slondok kalibawang ini rasabawangnya sangat terasa.
(at.MC)