HIPMI Dipersilakan Berinvestasi di Kulon Progo

  • 21 Januari 2013 14:46:28
  • 2513 views

Bupati Kulon Progo, dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) persilahkan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) untuk ikut ambil bagian dalam membangun Kulon Progo. Banyak peluang yang masih memerlukan kerjasama dengan para pengusaha kalau jeli. Bahkan pemasaran akan dibantu oleh Bupati asalkan melibatkan rakyat miskin. "Akan saya promosikan kemana-mana asalkan melibatkan masyarakat miskin" katanya.

 

dr.Hasto sangat peduli terhadap masyarakat yang miskin, bahkan dalam setiap kesempatan selalu mengajak kepada siapa saja untuk memberikan kesempatan rakyat miskin untuk berkarya dan memberikan mereka peluang pekerjaan untuk penghidupan yang lebih layak.

 

Saat ini dr.Hasto banyak membuka kran untuk memasarkan produk rakyat asli Kulon Progo, agar usaha rakyat berkembang dan dapat dijadikan mata pencaharian. "Peluang di Kulon Progo sangat banyak mulai dari air minum, batik, beras, batu andesit, gula semut hingga infrastruktur, silahkan Hipmi ikut berperan bersama pemkab mengembangkan Kulon Progo" tandasnya.

 

Disampaikan, seperti untuk produk andesit, Pemkab Kulon Progo membantu pemasaran produk batu andesit, silahkan rakyat memproduksinya.

 

Sebelumnya, Hipmi DIY termasuk Hipmi Kulon Progo seperti yang disampaikan oleh Fitrah, Fahamsyah Muhammad, andika, menyampaikan, melalui audiensi ini ingin mendapatkan informasi dan masukan tentang berbagai peluang investasi di Kabupaten Kulon Progo. Termasuk peluang Hipmi untuk mengembangkan tempat peristiratan Temon (rest area) dan "gebleg center" di wilayah setempat serta fasilitas yang disediakan pemda.

 

"Rest area Temon merupakan wajah Kulon Progo dari arah barat. Jika diberi kesempatan, Kami akan memgembangkan rest area sebagai pusat kerajinan dan ekonomi lainnya," kata Fahamsyah.

 

Fahamsyah juga mengatakan Hipmi akan mengembangkan "gebleg center" sebagai pusat penjualan makanan khas dan kerajinan lokal kabupaten Kulon Progo. Harapannya, gebleg center dan rest area akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

 

Selain pengembangan resta area dan gebleg center, kata dia, Hipmi Kulon Progo meminta pemerintah kabupaten dilibatkand alam pembangunan dan peluang investasi di wilayah setempat."Kami berharap pengusaha lokal diberikan kesempatan untuk ikut ambil bagian dalam rencana pembangunan di Kulon Progo serta dilibatkan dalam pengembalin kebijakan," katanya.

 

Menurut dia, Himpi memiliki jaringan pengusaha yang luas, mulai dari pengusaha kecil hingga besar, seperti usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan infrastruktur.

 

Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT), Dra. Niken Probo Laras,S.Sos.M.H., menambahkan bahwa dirinya berserta jajaran Senin pagi mendeklarasikan biaya investasi zero cost. "Pengusaha hanya dibebani biaya perundangan yang berlaku selain itu zero cost" jelasnya.

 

"Bahkan BPMPT siap melakukan pendampingan mulai perencanaan, proses sampai beres tanpa biaya tambahan" tandasnya. Pada acara  audiensi Hipmi dengan Bupati dan Wakil Bupati di Gedung Joglo, Senin, (21/1). tampak hadir dalam acara tersebut staf ahli bupati, Asisten Sekda, dan beberapa kepala SKPD(at.MC)