Penginapan Pantai Glagah Langgar Intruksi Bupati

  • 15 Januari 2013 14:44:59
  • 7700 views


Intruksi Bupati Kulonprogo no 4 tahun 2010 menegaskan setiap penginapan di objek wisata tidak boleh menerima tamu dibawah umur, dan tidak boleh menyediakan pelayanan yang mengarah pada kegiatan prostitusi. Selain itu penginapan harus menyediakan buku tamu untuk mencatat identitas pengunjung dan menyediakan fasilitas tempat ibadah.
Operasi pentertiban penginapan di kawasan Pantai Glagah oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan tim menemukan adanya penginapan yang belum sesuai Intruksi Bupati Kulonprogo no 4 tahun 2010. Kegiatan pentertiban Selasa (15/1) sengaja dilakukan guna untuk menekan tindak asusila yang dilakukan oleh remaja dan pasangan tidak resmi di kawasan Pantai Glagah.
Hasil pemeriksaan dan pentertiban penginapan dikawasan pantai yang menjadi andalan objek wisata di Kulonprogo ini didapati penginapan yang tidak menyediakan buku tamu dan fasitlitas umum seperti tempat ibadah. Buku tamu belum sesuai seperti Intruksi Bupati Kulonprogo. Tidak ada catatan identitas pengunjung sesaui dengan kartu tanda pengenal (KTP). Di salah satu penginapan Lorong Primitif tersedia tempat ibadah namun kondisinya tidak layak untuk digunakan, karena tidak tersedia air dan masih berupa kamar kosong yang tidak terawat.
Dari puluhan penginapan yang ada di kawasan pantai hanya beberapa pengeinapan yang terjangkau pentertiban. Tim pertama kali menjuju Penginapan Lorong Primitif. Di penginapan ini tdak ditemukan tamu yang menginap. Kemudian dilanjutkan di penginapan Wisma Trio. Penjaga penginapan menjelaskan terdapat satu tamu menginap tapi sedang keluar mencari makan. Baru di penginapan Citra dan Gita hampir seluruh kamar penuh oleh tamu yang menginap. Sedangkan dari penginapan Palma, Classic dan Primitif hanya beberapa kamar saja yang berisi tamu menginap. Kebanyakan tamu dari hasil pemeriksaan dan pengamatan tim berasal dari daerah Purworejo, Kebumen, Magelang dan Wonosobo, hal ini dapat dilihat dari plat kendaraan yang mereka gunakan.
Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemuda dan Olah raga akan terus perupaya untuk melakukan pembinaan kepada pengelola penginapan di Pantai Glagah. Seperti dikatakan Drs. Kuat Tri Utomo, Kasi Objek, Sarana dan Prasarana Pariwisata di sela-sela pentertiban "Pembinaan kepada pengolaa penginapan akan kita lakukan terus agar penginapan-penginapan ini sesuai standart".
Kasat Pol PP Drs. Wahyu Pujianto "Operasi pentertiban ini sengaja dilakukan sebagai tindak lanjut Intruksi Bupati Kulonprogo no 4 tahun 2010 agar tindakan asusila dilakukan di kawasan Pantai Glagah dapat ditekan''. Kasat Pol PP juga mengatakan bahwa pentertiban semacam ini akan dilakukan secara rutin sampai mencapai kondisi yang diinginkan.