Partisipasi PNS Islam Dalam ZIS Capai 92%

  • 15 Januari 2013 10:45:09
  • 1548 views

Sampai saat ini, PNS Islam Kabupaten Kulon Progo yang berpartisipasi dalam gerakan Zakat, Infak, Sodaqoh (ZIS) telah mencapai 92% (3.715), sedangkan yang belum berpartisipasi ada 8 % (317) PNS. Hal tersebut berdasar rekapitulasi bulan Januari 2013 yang disampaikan Ketua Bazda Kabupaten Kulon Progo Drs.Sarjana,M.Si. pada acara evaluasi optimalisasi Bazda Kulon Progo bertempat di Gedug Kaca, Senin (14/1).

 

Menanggapi hasil tersebut Bupati Kulon Progo, dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) menyampaikan terima kasih kepada seluruh PNS yang telah berpartisipasi, dan mengapresiasi atas kinerja kepala SKPD, Bendahara, Pengurus Bazda Kabupaten, Pengurus Bazda Kecamatan, dan seluruh pihak yang telah mensukseskan gerakan ini. Karena kegiatan ini sukses atas partisipasi seluruh pihak yang terlibat.

 

Dalam kesempatan ini Bupati juga mencanangkan Tahun 2013 sebagai Tahun Partisipasi bagi PNS Islam. “Seluruh PNS Islam diharapkan tahun ini sudah ambil bagian baik zakat, infaq maupun sodaqoh” kata dr. Hasto.  Diharapkan 100% PNS Islam Kabupaten Kulon Progo (4.038) tahun ini ikut berpartisipasi dalam ZIS.

 

dr.Hasto menjelaskan posisi optimalisasi ZIS sangat penting karena merupakan upaya nyata mewujudkan visi RPJMD 2011-2016 berdasarkan iman dan taqwa, manfaat ZIS sebagai salah satu upaya penanggulangan kemiskinan dalam klaster perlindungan dan bantuan sosial.

 

Bupati juga menyampaikan bahwa dalam optimalisasi zakat ini melihat Kantor Kementerian Agama Wates sebagai barometer. Dari 797 pegawai, sudah seratus persen melaksanakan zakat 2,5 % dari gaji. Hal ini mengindikasikan bahwa PNS di SKPD lain sebenarnya juga bisa seratus persen. “Permasalahan pegawai Kemenag dengan pegawai di SKPD lain juga sama tidak jauh beda. Jika di Kemenag bisa seratus persen di SKPD tentu juga bisa” tandas dr.Hasto.

 

Dalam kesempatan tersebut, juga dibacakan laporan pentasyarufan dana ZIS Bazda Kabupaten Kulon Progo Tahun 2012 yang meliputi 5 program dan dukungan kesekretariatan. Lima program tersebut meliputi Program Peningkatan Ketaqwaan, Program Masyarakat Sehat, Program Masyarakat Pintar, Program Bedah Rumah Swadaya Berbantuan, Program Kepedulian Sosial, dengan Jumlah dana pentasyarufan sebesar Rp. 1.433.800.624,-

 

Untuk bantuan bedah rumah swadaya berbantuan kepada fakir miskin yang rumahnya tidak layak huni, selama tahun 2012 sebanyak 35 sasaran dengan bantuan sebesar Rp. 330 juta. Untuk 39 muallaf sebanyak Rp. 39 juta rupiah.

Dalam acara yang berlangsung santai ini tampak hadir Kepala Kantor Kemenag Wates, Pimpinan SKPD, Pimpinan BUMD, Bendahara UPZ se-Kabupaten Kulon Progo, dengan moderator Kepala Bagian Administrasi Kesra Prawoto,SH. (at.MC)