Peran Pejabat Dalam Bedah Rumah Lebih Tingkatkan

  • 06 Januari 2013 19:53:19
  • 1811 views

Memasuki tahun baru 2013 ini kegiatan Bedah Rumah yang selalu dilakukan oleh Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K)  bersama beberapa pimpinan SKPD setiap hari Minggu semakin di tingkatkan peran serta dari para pejabat baik eselon II, III maupun eselon terendah IV.

                Hal ini seperti terlihat dalam kegiatan bedah rumah pada putaran pertama di hari Minggu (6/1), hampir semua pejabat di lingkup Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) dari Kadinas Triyono,SIP,MSI, sampai Kabid dan Kasie turut serta bergotong-royong membaur bersama warga masyarakat. Hal yang sama juga pada Dinas Pendidikan, Kadinas Dra.Sri Mulatsih Damar Rahayu,MPd beserta pejabat sampai level bawah.

                Rombongan yang kumpul di rumdin Bupati secara bersama-sama mendatangi Bedah rumah  di dua lokasi, yang diawali rumah Karyono di pedukuhan Banaran desa Demangrejo Kecamatan Sentolo  memperoleh bantuan Rp.10 juta dari Paguyuban Penanggulangan Masalah Sosial dan Kemiskinan Kabupaten Kulonprogo yang diserahkan pengurusnya Drs.Bambang Heruntoro. Sedangkan di lokasi kedua rumah Wasis Dono Saputro di pedukuhan Mendiro desa Gulurejo Kecamatan Lendah yang mendapatkan bantuan Rp.10 juta dari Koperasi Batik Citra Mandiri yang diserahkan pengrajin batik Umbuk Haryanto.  

                Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K)  saat dilokasi bedah rumah milik Karyono mengatakan kepedulian dari para pejabat untuk turut serta dalam bedah rumah sebenarnya telah dilakukan dalam tahun lalu, namun saat ini lebih kelihatan banyak karena semuanya hampir turut serta dari yang mendapatkan giliran yakni Dinas Perhubungan dan Pendidikan.

                "Tidak setiap minggu kok ikut acara seperti ini, kan kalau ada 40an Dinas kemudian dibagi sebulannya empat kali kan paling lima bulan sekali, jadi tidak menganggu liburannya, ya biar bisa memabntu gotong-royong merasakan serta melihat langsung kalau masih banyak saudara kita yang hidupnya belum beruntung,"kata Hasto, yang saat itu juga didampingi Wakil Ketua DPRD Drs.Sudarto.

                Dalam kesempatan itu Hasto merasa bangga dengan kegotongroyongan warga masyarakat terutama dalam hal memberikan bantuan uang tunai, meskipun hidupnya masih dalam keterbatasan namun secara ikhlas mau menyisihkan untuk membangun rumah tetangganya.

                Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga itulah yang dialami oleh Karyono yang mendapatkan  bantuan bedah rumah. Karena rumah yang dihuni roboh dua bulan yang lalu sehingga hidupnya kadang numpang di tetangga maupun  saudara terdekat yang kondisinya juga memprihatinkan. Bahkan sebelumnya  juga telah ditinggalkan oleh istri tercintanya yang meninggal karena sakit, dan juga ketiga anaknya, sehingga saat ini hidup sendiri dengan ekonomi lemah dan fisik   yang juga lemah. (MC)