Mengentaskan Kemiskinan, Hasto Gagas Desa Binaan; Konsep One Village One Sister atau One Village One Company

  • 18 Oktober 2012 08:18:14
  • 3514 views

Sebagai daerah dengan jumlah kemiskinan tertinggi di DIY, Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) terus berpikir dan bekerja untuk menurunkan angka kemiskinan. Seperti diketahui keseriusan dalam mengentaskan masalah kemiskinan pada awal menjabat satu tahun yang lalu, dengan meluncurkan Album Kemiskinan, yang kemudian mengumpulkan dana dari masyarakat yang peduli dengan kemiskinan, diwujudkan dengan kegiatan Bedah Rumah yang saat ini terus berjalan setiap hari Minggu dan bulan Oktober ini telah mencapai 166 rumah dengan dana non APBD mencapai sekitar Rp.1,6 Milyar.


  Kini memasuki tahun kedua, Hasto kembali akan merealisasikan gagasan barunya yang juga melibatkan kalangan dunia usaha untuk bersama-sama mengeroyok kemiskinan, melalui program yang disebutnya one village one sister atau one village one coorporate.


  "Jumlah warga miskin Kulonprogo mencapai 24 persen, ada beberapa desa yang warga miskinnya banyak, oleh karenanya kami mengajak para company termasuk lembaga, perbankan menjadi sister village, menjadi sisternya dari pada desa, kalau ada one village one product dimana satu desa harus ada hasil yang mampu mensejahterakan rakyat maka dalam rangka mengajak para investor, para konglomerat ini untuk beramai-ramai mengeroyok orang miskin maka kita mengembangkan konsep one village one sister atau one village one company," terang Hasto, Rabu (17/10).


  Menurut Hasto beberapa perbankan yang ada di Kulonprogo telah bersedia untuk membina salah satu desa yang dipilihnya menjadi wilayah binaannya, yang akhirnya desa tersebut menuju bebas dari kemiskinan. Dalam perjalanannya akan dilihat dalam pembinaan dua tahun terakhir seperti apa penurunnya.


  "Insya alloh dalam bulan Nopember mendatang, Bapak Gubernur DIY akan mencanangkan desa menuju bebas kemiskinan tersebut dengan sister villagenya,"kata Hasto. (mc)