Wakil Bupati Tinjau Lokasi TMMD ke-89

  • 11 Oktober 2012 08:43:42
  • 1592 views

Wakil Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutedjo bersama Forkompinda meninjau lokasi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Ke-89 Tahun 2012 Rabu (10/10). Di Desa Garongan Kecamatan Panjatan seusai upacara pembukaan.

 

"Bagus.." demikian kata wakil bupati saat meninjau masjid Baiturrohim setelah beberapa saat mengamati hasil dari kegiatan TMMD ini yang terlihat rapi dan bagus pengerjaannya. Demikian juga desainnya Penyempurnaan masjid ini merupakan salah satu bagian dari kegiatan TMMD.

 

 

Adapun kegiatan yang dilaksanakan sasaran fisik dengan sasaran pokok pembuatan cor blok jalan dengan ukuran 1.269 x 2,5 m, pembuatan gardu ronda 1 unit, penyempurnaan masjid baiturrohim 1 unit, pembuatan talud sepanjang 40 m.

 

 

Sasaran tambahan yaitu bantuan bibit pohon dari Dinas Pertanian dan Kehutanan Kulon Progo sejumlah 3.500 bibit pohon jati, sengon dan mahoni. Bantuan dari Kementerian Agama Kulon Progo 28 Kitab suci Al-Qur'an, Bantuan Jambanissi sejumlah 18 unit dari Dinas Kesehatan 15 unit, swadaya masyarakat 3 unit.

 

 

Sasaran non fisik dengan memberikan bimbingan penerangan dan penyuluhan kepada masyarakat dalam bidang Pembinaan mental dan agama. Penyuluhan anatomi terorisme dan kamtibmas. Penyuluhan narkoba, kenakalan remaja dan penyakit masyarakat. Penyuluhan tentang Bela Nenara (PKBN) dan Wawasan Kebangsaan. Penyuluhan perilaku hidup sehat, Penyuluhan dan Pelayanan KB. Kegiatan Khusus/ Hiburan.

 

 

Sumber anggaran dari berbagai sumber terdiri dari APBD Propinsi Rp. 50 juta, APBD Kabupaten Rp. 150 juta, Dinas Kesehatan Rp. 18 juta dan swadaya masyarakat Rp. 5 juta. Ditambah bantuan beras dari Dinas Sosial Propinsi DIY 1 Ton dan Toolkit/ alat kerja dari BPPM Propinsi DIY 1 set.

 

 

Direncanakan kegiatan akan dilaksanakan selama 21 hari efektif sampai dengan 30 Oktober mendatang.

 

 

Dengan pelaksana dari berbagai unsur yaitu Kodim 0731/KLP 30 orang, Satradar 215/Congot 3 orang, Polres Kulon Progo 10 orang, Tagana 5 orang, Masyarakat dibantu KBT, Aparat Pemerintah 75 orang setiap harinya.(MC)