Raskin Berkutu Menunjukkan Beras Sehat

  • 01 Oktober 2012 14:27:38
  • 1538 views

Adanya beras yang berubah warna dan berkutu saat menerima pendistribusian beras miskin (raskin) diharapkan segera untuk melaporkan dan akan diganti oleh Bulog dengan yang baik. Sebenarnya itu adalah merupakaan bawaan dari beras yang sehat tidak terkontaminasi oleh pestisida, dibuktikan adanya kutu yang hidup karena kalau tidak sehat kutu jelas tidak mau hidup.


  Demikian dikatakan oleh Bulog DIY Nono Sukronodalam rapat Evaluasi Distribusi Raskin di Dinas Sosnakertrans Kulonprogo, Senin (1/10). Rapat dihadiri Korwil Kab Kulonprogo,Bambang Subiantono, Kabid Sosial Dinsosnakertrans Kulonprogo Arief Prastowo,S.Sos,MSi, dan diikuti oleh segenap anggota Satker raskin tingkat kabupaten dan kecamatan.


  "Sudah bawaan beras lebih dari tiga bulan, embrio telur telah menjadi kutu, tapi sebenarnya itu menunjukkan beras sehat, karena kalau beras tidak sehat ada pestisida jelas kutu tidak hidup, meski ada kutunya kalau kena air akan mengambang dengan sendirinya,"jelas Nono.


Hal yang sama diakui oleh Kabid Sosial Dinsosnakertrans Kulonprogo Arief Prastowo,S.Sos,MSi, terkait pendistribusian raskin September yang pada umumnya warna tidak secerah/jernih bulan sebelumnya seperti yang terjadi di Lendah yang ditemukan adanya kutu dalam distribusi raskin September lalu.


Sedangkan Sugeng dari Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan dalam dua minggu ini di awal Oktober atau mulai 1 Oktober akan dilakukan survey ulang terkait pendataan yang dilakukan sebelumnya kepada penerima manfaat namun tidak terkait program-program pengentasan kemiskinan termasuk raskin. Hal ini hanya terkait dengan program Gubernur DIY melalui Bappeda propinsi untuk mengetahui lebih jauh tentang keberadaan rumah tangga yang masuk kategori miskin dengan lebih rinci, yang diharapkan menjadi dasar perencanaan untuk menurunkan angka kemiskinan di Propinsi DIY.


Sementara jatah raskin Oktober akan segera didistribusikan untuk seluruh desa di 12 Kecamatan. Adapun jadwal lengkap untuk 12 kecamatan adalah: Kecamatan Girimulyo (4/10), Temon (5/10), Kokap (8/10), Kalibawang (9/10), Galur (10/10), Panjatan (11/10), Wates (12/10), Lendah (15/10), Nanggulan (16/10) Samigaluh (17/10), Sentolo (18/10) serta Pengasih (19/10).(mc)