Kejar Lebaran, Bedah Rumah Malam Hari

  • 30 Juli 2012 08:45:58
  • 1996 views

Bulan Ramadhan tak menyurutkan warga desa Triharjo membantu sesama yang tidak mampu dengan gotong-royong menyelesaikan pembangunan rumah. Kegiatan yang oleh pemkab dinamakan bedah rumah dan terus dilakukan setiap hari minggu sebelum bulan puasa ternyata di tengah-tengah masyarakat tetap berjalan. Hal ini seperti dilakukan warga pedukuhan Conegaran yang melakukan kerja bhakti setiap selesai sholat tarweh di rumah Ruswan.


Menurut Kades Triharjo Wadiyo,SE , bedah rumah milik Ruswan dari murni swadaya masyarakat, dilakukan setiap malam hari setelah sholat tarweh, yang diharapkan sebelum lebaran sudah selesai. Sehingga Lebaran mendatang, rumah Ruswan yang hanya bersebalahan dengan kakaknya yakni Aspiyah yang rumahnya telah dibedah lebih dahulu oleh bantuan TNI AU bahkan sempat dikunjungi KSAU, bisa menikmati rumah tinggal dengan layak.


"Bedah rumah milik Ruswan ini semua murni swadaya masyarakat, dikerjakan selama bulan puasa setelah sholat tarweh selesai, yang direncanakan lebaran bisa selesai, sehingga layak ditempati,"kata Wadiyo, Jum'at (27/7) malam ketika menerima kunjungan Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K), Asisten Tata Praja Drs.H.Sarjana,MSi, Kabag Kesra Jumanto,SH dan Camat Wates Dra.Sri Utami,M.Hum.


Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) bersama rombongan menyempatkan datang memenuhi undangan masyarakat malam itu yang kerja bhakti di rumah Ruswan, usai Safari Tarweh di desa Kedundang Kecamatan Temon.
Selain memberikan bantuan dari BAZDA Rp.3,5 juta, Bupati dan rombongan menyempatkan sejenak berbaur bersama masyarakat melakukan kerja bhakti. Camat Wates malam itu juga memberikan bantuan dari BAZCAM. Saat itu kondisi rumah pembangunannya telah mencapai 80 persen, dinding batako dan atap telah selesai, tinggal kerjabhakti untuk lantainisasi.


Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) merasa terharu dengan tekad semangat warga desa Triharjo khususnya pedukuhan Conegaran, meskipun malam hari melakukan kegiatan kerjab hakti membangun rumah.
  "Ya awalnya saya dikabari Pak Kades tentang kerja bhakti ini, saya kira hanya guyonan, mosok bedah rumah kok malam-malam, eh ternyata memang betul,"seloroh Hasto.(mc)