Panitia Peringatan Dwi Abad Kadipaten Pakualaman Audiensi Dengan Bupati

  • 14 Juni 2012 15:17:56
  • 2798 views

Panitia Peringatan Dwi Abad Kadipaten Pakualaman melakukan audiensi dengan Bupati yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Drs.Djoko Kus Hermanto,MM, bertempat di Gedung Joglo Pemkab Kulon Progo, Kamis (14/6). Dari Pakualaman tampak hadir KPH Tjondrokusumo, KPH Kusumoparastho dan panitia sekretariat bersama keistimewaan DIY.

 Audiensi ini dilaksanakan dalam rangka sosialisasi penyampaian rangkaian acara Peringatan Dwi Abad Kadipaten Pakualaman (1812-2012) yang meliputi 6 acara. Acara ini terbuka untuk umum dan masyarakat dapat berpartisipasi seluas-luasnya dalam acara tersebut.


Acara pertama diawali dengan Ziarah Agung hari Kamis, (21/6), start jam 10.00 wib dari Puro Pakualaman menuju Makam Kotagede. Dilanjutkan Ziarah ke Makam Girigondo KulonProgo sekitar Jam 14.00 wib direncanakan dihadiri 500 orang dan masyarakat Kulon Progo dapat ikut serta mengikutinya. Di Makam Girigondo dapat menziarahi makam PA V - VIII.


Pada malam harinya dilaksanakan Mujahadah Akbar, Kamis (21/6), Jam 20.00 wib - selesai di Masjid Agung Puro Pakualaman dengan jumlah peserta 1.000 orang, masyarakat dapat ikut berpartisipasi, termasuk santri-santri dari Pondok Pesantren.


Pada hari kedua diadakan Macapatan bersama, Jum'at (22/6) Jam 19.30 wib - selesai di Bangsal Puro Pakualaman dengan peserta 500 orang, diharapkan paguyuban macapatan yang ada dapat ikut serta. Dengan disepuhi KMT Prodjosuharsono yang merupakan pengajar sekolah macapat Kraton Ngayogyakarto.


Pada hari ketiga, diselenggarakan Sarasehan, Sabtu (23/6) Jam 10.00 wib - selesai di Bangsal Puro Pakualaman, dengan peserta 300 orang. Kesempatan dapat diikuti oleh guru-guru sejarah SMP, SMA dan akan diberi setifikat. Dengan narasumber yang sudah ditentukan yang sudah kredibel. Tidak hanya mengupas tentang sejarah/ historis, tetapi juga melihat dari segi sosiologis, filosifis, spiritual dan religius yang melekat pada Kadipaten Pakualaman.


Pada hari keempat, Minggu (24/6), diadakan Lomba Tumpeng antar kecamatan se-DIY, dengan peserta 79 peserta, dimana klasifikasi dan volume tumpeng bebas. Tumpeng yang dilombakan akan dinilai oleh tim yang memiliki kapasitas pada seni tumpeng. Tumpeng dikumpulkan paling lambat Minggu (24/6) Jam 15.00 wib di Puro Pakualaman. Setelah dinilai, tumpeng akan dimakan bersama peserta Kirab Budaya.


Kirab Budaya Minggu (24/6), start Jam 15.30 wib, dengan rute Alun-alun Sewandanan - Jl.Sultan Agung - Pasar Sentul - Perempatan Gayam - Jl.Bausasran - Jl.Gajah Mada - Permata - Jl. Sultan Agung - Finis Alun-Alun Sewandanan. Masyarakat dapat mengikuti Kirab Budaya seperti mengirim bergodo, kesenian yang sifatnya mobil/ berjalan.


Adapun Peringatan Dwi Abad Kadipaten Pakualaman ini, berdasar Jumeneng Adeging Projo Pakualaman tanggal 22 Juni 1812. (mc)