Bupati Memberikan Bantuan Uang dan ayam

  • 29 April 2012 13:15:00
  • 1496 views

Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) minggu (29/4) memberikan bantuan Rp. 10 juta untuk bedah rumah Bapak Wardi yang bersumber dari Bazda, dan bantuan ayam kepada anak yatim piatu di Pasir Kadilangu Jangkaran Temon. Selain Bazda ditambah bantuan dari Baz Kecamatan Temon dan dukungan swadaya masyarakat yang bentuknya beragam, antara lain 10 zak semen dari CV.Bina Mina Lestari, bantuan kayu, batako, maupun material lainnya dari masyarakat sekitar.


Dalam sambutannya, Bupati mengharapkan bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin, bantuan berupa ayam supaya dipelihara agar berkembang baik terlebih dahulu, jangan langsung dijual atau disembelih. Untuk pembangunan jembatan, Pasir Kadilangu juga akan mendapat bantuan dengan tetap memberdayakan masyarakat, yang disambut meriah oleh seluruh warga yang hadir.


Di desa yang cocok untuk budidaya tambak udang ini, Bupati berpesan agar warga sekitar dapat membuat tambak udang sendiri dan jangan mengandalkan pengusaha dari luar. Lokasi dekat pantai, air yang melimpah dan pengetahuan masyarakat tentang tambak udang yang cukup serta dukungan pemerintah diharapkan usaha tambak udang ini dapat maju dan dapat menyejahterakan masyarakat.


Di akhir sambutan, Bupati menyampaikan rasa terima kasihnya kepada masyarakat Dusun Kadilangu atas dukungan dan partisipasinya, baik kepada pribadi maupun terhadap program-program yang dijalankan pemerintah.


Selesai memberikan sambutan, Bupati melakukan peletakan batu, diikuti Wakil Bupati Drs.H. Sutedjo dan Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Drs.Sarjana,M.Si., dilanjutkan gotong royong membangun rumah.

Pembangunan ini direncanakan selesai dalam 16 hari, dengan tukang dan tenaga dibantu dari masyarakat sekitar.
Bapak Wardi selaku pemilik rumah sangat bersyukur terhadap pelaksanaan bedah rumah ini, sehingga tempat tinggalnya dapat layak huni. Selama ini rumah tersebut ditempati bersama seorang istri dan seorang anak, sedangkan anak yang lainnya sudah tinggal sendiri meskipun masih tinggal di Tanah Pakualam (PAG). Di dusun Kadilangu rumah yang tidak layak huni saat ini masih 4 rumah, dan Bupati mengharapkan agar keempatnya dapat difasilitasi sehingga tahun depan sudah tidak ada lagi rumah yang tidak layak huni di Dusun Kadilangu.(mc)