HADAPI PILKADES BUPATI MINTA MASYARAKAT TIDAK BERPIKIR PRAGMATIS

  • 02 April 2012 12:06:42
  • 1336 views

Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) meminta masyarakat untuk tidak terus menerus berpikir pragmatis atau dihitung dengan materi/uang, menyikapi demokrasi atau pemilihan baik pemilihan legislatif (pileg), pilihan presiden (pilpres) mendatang maupun dalam waktu dekat dengan adanya gelar Pilihan Kepala Desa (Pilkades) di masing-masing desa. 

  "Ke depan banyak peristiwa politik, Saya minta memilih jangan karena pragmatis, kalau mau sejahtera dan makmur, mari kita ciptkan demokrasi yang sehat, yang paling dekat Pilkades pilih yang sesuai hati nurani bukan karena money politik,"pinta Hasto dalam acara Penyerahan Bantuan BAZDA Sabtu (31/3) lalu).

  Hasto mengutip penjelasan beberapa petinggi di pusat yang memberikan materi kursus Lemhanas mengatakan negara Indonesia telah mengalami perubahan di era reformasi ini, namun pelaksanaan demokrasi dinilai telah melenceng jauh atau kebablasen, disinyalir yang menonjol beberapa pimpinan daerah atau wakil rakyat berpikir pragmatis. Sehingga dalam menjalankan tugas tidak fokus untuk membangun daerah, mensejahterakan rakyat, tetapi hanya mencari bagaimana cara mengembalikan uang yang telah dikeluarkan atau balik modal.

  "Padahal dengan otonomi daerah diharapkan menciptakan kesejahteraan rakyat, demokrasi yang sehat, untuk itu mari kita mulai di Kulonprogo ini demokrasinya yang bagus, bersama-sama wakil rakyat  kedepan jangan pragmatis, dan Saya akan memberi contoh untuk fokus mensejahterakan rakyat, tidak mencari kembalian, "katanya.

  Seperti diketahui tahun 2012 ini sebanyak 17 Kepala desa akan berakhir masa jabatannya, sehingga akan segera dilangsungkan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

Pelaksanaan paling dekat meliputi 5 Kades yang akan berakhir bulan Juni yakni Kades Tuksono kecamatan Sentolo, Kades Cerme dan Krembangan Kecamatan Panjatan, Kades Demen dan Kebonrejo Kecamatan Temon. Bulan Juli Kades Temon Kulon, berakhir Agustus Kades Ngestiharjo Wates, Kades Pandowan Galur, dan Kades Banjarharjo Kalibawang.

  Untuk bulan September meliputi Kades Sukoreno dan Srikayangan Sentolo, Kades Karangsewu Galur dan Kades Bendungan Wates. Kades Ngentakrejo Lendah akan berakhir Oktober, Kades Kedundang Temon dan Kades Kalirejo Kokap berakhir Nopember, dan akhir tahun yakni Desember Kades Jatirejo Lendah.  (mc)