MULAI BULAN MEI BAZDA AKAN DISALURKAN SETIAP BULAN

  • 02 April 2012 09:17:16
  • 1487 views

Hasil pengumpulan zakat para PNS yang dikelola BAZDA Kabupaten Kulonprogo setelah tertata akan disalurkan rutin setiap bulan pada minggu ketiga, sedangkan pada minggu pertamanya dalam setiap bulan digelar rapat pengurus untuk menentukan penerima yang didasarkan diantaranya pada proposal yang masuk, aspirasi masyarakat yang datang pada Kamis pagi di rumah dinas bupati dan berita yang di muat media massa.

  Hal tersebut dikatakan Ketua BAZDA yang juga Asisten Pemerintahan, Drs.H.Sarjana,MSi pada acara pentasarufan dana BAZDA di Gedung Binangun Pemkab, Sabtu (31/3). Turut hadir Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K), Kabag Kesra Setda Jumanto,SH, dan perwakilan Kemenag Kulonprogo.  

  "Pentasarufan BAZDA kali ini dari yang terkumpul Januari 2012, setelah tertata mulai bulan Mei mendatang dapat dilakukan setiap bulan, dengan acara minggu pertama rapat penentuan, minggu ketiga pentasarufannya,"terang Sarjana.

  Menurut mantan Camat Kalibawang ini, BAZDA yang disalurkan sejumlah Rp.48.200.000,-, dengan rincian penerima masing-masing untuk korban musibah bencana alam Rp.1 juta, Modal bakul /jualan pedagang kecil Rp.500.000,-, bantuan pendidikan atau beasiswa anak SMA/MA/SMK Rp.750.000,- , mahasiswa Rp.1.500.000,-, Mualaf Rp.1 juta, guru TK Rp.500.000,- dan pondok pesantren Rp.1 juta.

  Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) mengakui bantuan yang diterima belum mampu memenuhi apa yang diharapkan. Namun demikian dengan pemkab hanya memberi saja sebenarnya tidak menyelesaikan masalah bagi warga masyarakat yang belum sejahtera, ini hanya merupakan wujud atau empati saja adanya pemberian bantuan-bantuan seperti sakit tidak bayar, bedah rumah dan beasiswa, tetapi menyediakan lapangan kerja adalah yang utama.

  "Sebenarnya kunci utama untuk mensejahterakan masyarakat adalah menemukan yang sejahtera dengan yang belum sejahtera, melalui zakat dari PNS ini salah satunya meskipun juga masih ada PNS yang belum sejahtera, termasuk swasta, tetapi sebelum keluar kami di Pemda ingin memberi contoh terlebih dahulu baru kemudian keluar, selain itu kuncinya aparat pemerintah bertugas dengan jujur, tidak menyimpang,"terangnya.  (mc)