435 CPNS Kabupaten Kulon Progo Diambil Sumpah Pengangkatan PNS

  • 02 Januari 2012 08:40:14
  • 1769 views

Sumpah/Janji adalah suatu kesanggupan untuk mentaati keharusan atau untuk tidak melakukan larangan yang ditentukan yang diikrarkan dihadapan atasan yang berwenang menurut agama atau kepecayaanya.

Dengan demikian hakekat sumpah/janji itu bukan saja merupakan kesanggupan terhadap yang berwenang tetapi juga merupakan kesanggupan terhadap Tuhan, bahwa yang bersumpah/berjanji akan mentaati segala keharusan dan tidak melakukan segala larangan yang telah ditentukan.

Demikian diungkapkan Bupati Kulonprogo, H. Hasto Wardoyo di depan 435 calon PNS yang baru saja diangkat menjadi PNS, di Gedung Kesenian Wates, Jumat pagi (30/12).

Menurut Hasto Wardoyo, pengangkatan menjadi PNS penuh bukan berarti harus merubah gaya hidup.

Tetapi hal tersebut merupakan suatu awal dari kehidupan sederhana, yang bisa diteladani oleh masyarakat sekitarnya.

Selain itu, Hasto Wardoyo mendorong kepada PNS baru tersebut untuk memberi pelayanan prima kepada masyarakat, bukan justru malah minta dilayani, menunjukkan prestasi, dan member contoh perilaku yang bermanfaat.

“PNS harus bisa ambeg paramarta, yang berarti murah karisma, dermawan, mulia, murni, dan baik hati.

Hal ini harus dimiliki, karena saya yakin pada suatu saat nanti Saudara-saudara ini akan menjadi pemimpin untuk menggantikan para pemimpin yang ada pada saat ini,” tutur Hasto.

Sifat tersebut menuntut PNS untuk mampu menyusun sistem hirarki agar dapat selalu memeriksa bawahan, mampu dengan tepat mana yang harus didahulukan, bersikap adil dan membuat kenyamanan serta membawa kesenangan pada bawahan, tidak munafik dan tidak menyimpan rahasia pada bawahan, suka berbuat hal yang menyenangkan dan keheningan hati, suka memaafkan kesalahan orang lain, selalu penuh tepa salira, mawas diri, tenggang rasa, memikirkan dampak kerugian bagi orang lain, tidak sewenang-wenang, tidak mengabaikan orang lain dan tidak bersikap kejam terhadap sesama makhluk.

Dr. Hasto juga berpesan agar PNS tidak berhenti belajar, supaya tidak terkena sindroma ‘I know – I know’ dan ‘this is my position’.

Artinya merasa cukup ilmu sehingga tidak mau dikritik dan merasa paling tahu, dan jika dikritik bawahan merasa tersinggung karena tidak bisa lapang dada menerima kritikan.

Di akhir amanatnya, dr. Hasto meminta kesanggupan para PNS bersedia dipotong gajinya untuk zakat atau sodaqoh, yang akan disalurkan kepada warga miskin di Kulonprogo.

Menurut Djulistyo, Kepala BKD Kabupaten Kulonprogo, jumlah peserta pengambilan sumpah kali ini adalah 435 orang terdiri dari tenaga honorer yang diangkat sejak tahun 2005 – 2009 sejumlah 192 ora