BUPATI KULON PROGO LUNCURKAN ALBUM KEMISKINAN, AKAN DIHADIRI PENYANYI EBIET G ADE

  • 22 Desember 2011 11:54:05
  • 2130 views

Penyanyi Abid Ghoffar bin Aboe Dja'far atau lebih dikenal Ebiet G Ade akan tampil di Gedung Kesenian Wates, Jum’at (23/12)malam.

Kehadiran Ebiet yang menyelesaikan Sekolah di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta dan melanjutkan ke SMA Muhammadiyah I Yogyakarta ini untuk mendukung acara Bupati Kulonprogo, dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) yang akan meluncurkan album.

Bupati Kulonprogo, dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) mengatakan album yang dimaksud adalah album atau profil kemiskinan yang berisikan daftar Kepala Keluarga (KK) miskin di Kulonprogo, yang dibuat secara detail meliputi nama KK, anggota keluarga serta alamatnya.

“Album tersebut disusun berdasarkan data yang dikumpulkan di setiap pedukuhan yang ada di Kulonprogo, dengan adanya album kemiskinan tersebut, diharapkan menjadi tolok ukur dari keberhasilan kebijakan pembangunan daerah,”kata Hasto, Kamis (22/12).

Hasto menambahkan dengan album kemiskinan ini, akan terlihat keberhasilan pembangunan pemerintah setiap tahunnya.

Artinya, jika pembangunan berhasil, angka kemiskinan akan terus berkurang, tingkat kesehatan semakin tinggi, dan tingkat pendidikan masyarakat khususnya warga kurang mampu juga semakin tinggi.

Terpisah Kepala Bappeda Ir.Agus Langgeng Basuki,MT menjelaskan peluncuran album akan dihadiri sekitar 1000 tamu undangan.

“Kita undang kepala SKPD, para pengusaha, tokoh masyarakat, bahkan pengurus paguyuban para warga perantauan asal Kulonprogo di berbagai kota,”kata Langgeng.

Mantan Kadinas Pertanian menambahkan dalam album tersebut tercatat 34.089 KK miskin atau 24,30 persen dengan 111.672 jiwa, di dalam album juga ditulis penyebab kemiskinan keluarga bersangkutan.

Misalnya saja orang miskin karena kepala keluarganya janda tua, atau miskin karena anggota keluarganya ada yang sakit yang harus berobat rutin, miskin karena tidak memiliki lahan dan pekerjaan.

Mereka yang hadir diminta untuk ikut membantu KK miskin dengan memilih yang mana bebas untuk menjadi binaannya.

Pak Bupati akan mengetuk hati para pengusaha dan tokoh masyarakat untuk ikut membantu menolong sesama.

Karena KK tertentu sudah dibantu oleh seseorang maka orang lain dapat membantu yang lainnya.

Sehingga diharapkan bantuan tidak salah sasaran.

“Untuk lingkungan PNS di Kulonprogo gerakan optimalisasi membayar zakat, yang juga peruntukannya untuk membantu mereka yang masih miskin tersebut,”katanya.

Sementara itu Heri Widada,SIP warga Karangsari Pengasih berharap agar Pemkab mensosialisasikan data warga atau KK miskin tidak hanya sampai tingkat pedukuhan namun sampai ke tingkat RW bahkan RT.

“Selama ini orang awam tahunya tetangga miskin karena mereka mendapat beras miskin atau raskin, setelah adanya album kemiskinan, supaya warga di paling bawah tahu, mohon di copykan sampai RW bahkan RT di wilayah yang bersangkutan,”pintanya.(mc)