Pendapatan Kulon Progo Naik 4,38 Persen

  • 24 Oktober 2011 13:59:36
  • 1293 views

Pendapatan Daerah Kabupetan Kulonprogo tahun 2012 diprediksikan sebesar Rp 683,5 miliar. Dibanding tahun lalu jumlah itu mengalami kenaikan 4,38 persen. Namun bila dibandingkan dengan APBD Perubahan mengalami penurunan 12,66 persen.


  Demikian dikatakan Wakil Bupati Drs H Sutedjo, saat menyampaikan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2012, Senin (24/10) dalam rapat paripurna DPRD di gedung Dewan. Rapat paripurna dipimpin oleh ketua DPRD Yuliardi SAg, diikuti oleh segenap anggota Dewan dan dihadiri oleh kepala SKPD.


  Pendapatan tersebut, papar Sutedjo, terdiri dari PAD Rp 51,9 M, Dana Perimbangan Rp 513,1 M dan Lain-Lain Pendapatan Yang Sah Rp 118,4 M. Kenaikan pendapatan daerah tahun 2011 dibanding tahun 2011 terjadi karena adanya kenaikan PAD sebesar 4,80% dan Lain-Lain Pendapatan Yang Sah 32,44%. Sedangkan disbanding APBD Perubahan tahun 2011, Dana Perimbangan turun 0,76% dan Lain-Lain Pendapatan Yang Sah juga berkurang 44,82% , ungkapnya.


  Untuk belanja daerah tahun 2012, tambahnya, sebesar Rp 806,7 M, yang terdiri dari belanja tak langsung Rp 565,9 M dan belanja langsung Rp 240,3 M. "Dengan penerimaan pembiayaan sebesar Rp 21,98 M dan pengeluaran pembiayaan Rp 6,18 M maka APBD tahuan 2012 mengalami defisit Rp 106,93 M," jelas Sutedjo.


  Dikatakan, sebagai wujud implementasi Pemkab terhadap pelayanan prima kegiatan tahun 2012 dititikberatkan pada pelayanan dasar di bidang pendidikan dan kesehatan serta perbaikan infrastruktur jalan. Dengan harapan akan terjadi akselesari pada upaya penanggulanagan kemiskinan
dan pertumbuhan ekonomi daerah, tansad mantan Assek I ini.


  Lebih jauh Tedjo memaparkan, untuk bidang pendidikan akan dianggarkan sebesar Rp 47 M, sedangkan kesehatan Rp 46 M dan infrastruktur jalan
Rp 78 M. Di bidang pendidikan, kata dia, selain meningkatkan selain meningktakan sarara prasarana melalui DAK dan biaya operasional sekolah melalui BOS, secara bertahap akan dibentuk sekolah unggulan tingkat SD, SMP dan SMA sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kulonprogo, ujarnya.


  Sementara, tuturnya, di bidang kesehatan akan diberikan jaminan kesehatan bagi semua masyarakat, dengan memprioritaskan jaminan bagi masyarakat miskin. Selain itu, akan diberikan bantuan operasional bagi 4.503 kader kesehatan yang selama ini telah mengabdi da membantu tigas
Pemkab di bidang kesehatan, kata Tedjo.


  Ditambahkan, untuk bidang infrastruktur Pemkab memprogramkan perbaikan jalan kabupaten dan desa yang kondisinya perlu diperbaiki. "Saat ini ada 478 km jalan kabupaten yang rusak, dan mulai tahun 2012 secara bertahap akan dialokasikan anggaran yang signifikan," tandasnya. (-setwan-)