Mantapkan Diri Menuju Era Pemberdayaan Keluarga

  • 05 Mei 2009 00:00:00
  • 2510 views

Tanpa terasa, pelaksanaan program KB di Kulonprogo yang dimulai sejak tahun 1970, sekarang ini telah memasuki usia 39 tahun. Sebuah rentang waktu yang cukup panjang untuk mencapai kedewasaan dalam penanganan program yang belakangan semakin banyak melibatkan peran aktif masyarakat dalam pengelolaannya. Hingga saat ini, program KB di Kulonprogo didukung paling tidak oleh 5.573 kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) yang terdiri dari Koordinator Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) di tingkat desa 88 orang, PPKBD di tingkat dusun 931 orang, dan Sub PPKBD/Kelompok KB-KS di tingkat RT 4.555 orang.  Ini belum termasuk dukungan dari ribuan tokoh formal/informal, organisasi profesi, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), pemuda dan alim ulama serta berbagai kelompok kegiatan termasuk komunitas seni yang saat ini bertebaran di masyarakat.  Sementara secara kelembagaan, program KB yang sekarang diampu oleh dua bidang yakni Bidang Keluarga Berencana (KB) dan Bidang Keluarga Sejahtera (KS)  dalam naungan Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPD & KB) Kabupaten Kulonprogo sesuai Perda No 4 Tahun 2008 ini setidaknya didukung oleh 52 Penyuluh Keluarga Berencana (PKB), 32 Klinik KB Pemerintah, 16 Klinik KB Swasta dan 111 Dokter/Bidan Swasta yang siap melakukan Komunikasi Informasi Edukasi (KIE), advokasi dan konseling serta pelayanan KB pada Pasangan Usia Subur (PUS) yang tersebar di 12 kecamatan dan 88 desa se-Kabupaten Kulonprogo..Selengkapnya silakan download file lampiran..