38 TAHUN PROGRAM KB DI KULONPROGO; Menuju Era Pemberdayaan Keluarga

  • 07 Januari 2009 00:00:00
  • 2651 views
Tanpa terasa, pelaksanaan program KB di Kulonprogo telah memasuki usia 38 tahun. Sebuah rentang waktu yang cukup panjang untuk mencapai kedewasaan dalam penanganan program yang belakangan banyak melibatkan peran aktif masyarakat dalam pengelolaannya. Hingga saat ini, program KB di Kulonprogo didukung oleh 5.573 Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) yang terdiri dari Koordinator PPKBD di tingkat desa 88 orang, PPKBD di tingkat dusun 931 orang, dan Sub PPKBD di tingkat RT 4.555 orang. Ini belum termasuk dukungan dari ribuan tokoh formal/informal, pemuda dan alim ulama serta kelompok kegiatan maupun organisasi profesi. Hingga akhir Oktober 2008, tingkat kesertaan KB Kulonprogo mencapai 77,1 persen dari total Pasangan Usia Subur (PUS) yang berjumlah 66.096 PUS. Sementara itu jumlah kelompok Bina Keluarga Sejahtera (BKS) yang terdiri dari Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR) dan Bina Keluarga Lansia (BKL) sebanyak 551 kelompok yang beranggotakan 14.430 keluarga serta kelompok Usaha Peningkatan Pedapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) sebanyak 755 kelompok dengan jumlah anggota 18.437 keluarga. Khusus untuk kelompok UPPKS, telah menyerap dana ?Kredit Kencana? dari Bank Pasar Kulonprogo tidak kurang dari 16 milyar dengan dana outstanding sekitar Rp 5,3 milyar. Ini belum termasuk modal dari BKKBN DIY, Koperasi AKU, Dinas Nakertrans DIY, dan dana hibah lainnya yang mencapai tidak kurang dari Rp 400 juta rupiah.....