Keluarga Sakinah Sebagai Pilar Masyarakat Madani

  • 25 April 2011 14:34:33
  • 2874 views

Masyarakat madani yang bermartabat dan berkualitas akan terbentuk dengan adanya beberapa pilar seperti adanya keluarga-keluarga sakinah yang memiliki kualitas yang baik. Untuk membentuk pilar yang kuat dan baik seperti keluarga sakinah pemerintah mengeluarkan kebijakan berupa program Desa Binaan Keluarga Sakinah (DBKS) yang telah dirintis lebih dari satu dasawarsa. Hal ini ditujukan agar pilar-pilar keluarga sakinah dapat terbentuk dan akan berimbas terhadap munculnya generasi
penerus bangsa yang berkualitas dan memiliki akhlak yang mulia.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut, pemerintah mengharapkan dukungan dari segenap masyarakat serta para ulama/pemuka agama agar bisa bersama-sama bekerja guna mewujudkan terciptanya keluarga sakinah. Karena hanya dengan menciptakan generasi penerus yang berkualitas kita akan
terus mampu bersaing dan berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa yang lain di dunia.

Demikian dikatakan Bupati Kulon Progo yang diwakili oleh Assisten Administrasi Umum Setda Kulon Progo Muqodas Rozie, SH, Senin (25/4), dalam acara Pencanangan Desa Binaan Keluarga Sakinah (DBKS) di Balai Desa Cerme, Panjatan. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Pokja DBKS Kulon Progo Drs. H. Ridwan Priyanto, Kabid Urais Kantor Kemenag Provinsi DIY Drs. H. Zaenal Abidin, Kabag Kesra Setda Kulon Progo Eko Wisnu Wardana, SE, kader DBKS serta masyarakat. Sedangkan generasi penerus
yang berkualitas akan tumbuh dari sebuah elemen kecil berupa sebuah keluarga.

Untuk itu, menciptakan sebuah keluarga yang sakinah merupakan sesuatu yang penting agar generasi penerus akan menjadi generasi yang benar-benar berkualitas secara Sumber Daya Manusia (SDM) maupun akhlaknya. "Karena kualitas SDM yang tidak ditunjang dengan kualitas akhlak yang baik tentunya hanya akan menciptakan masalah dan tidak baik bagi perkembangan bangsa di masa depan," katanya.

Selanjutnya, pencanangan ditandai dengan pemukulan gong serta pemberian papan nama oleh Assisten Administrasi Umum Muqodas Rozie, SH kepada Lurah di tiga desa yang dicanangkan masing-masing, Desa Cerme, Desa Triharjo dan Desa banaran. Setelah pencanangan, keberhasilan program DBKS di tiga desa tersebut nantinya akan dievaluasi setelah 3 tahun dilaksanakan yaitu, tahun 2013.

Sementara itu, menurut laporan Kepala Pokja DBKS Kabupaten Kulon Progo Drs. H. Ridwan Priyanto, sejak tahun 1993 sampai saat ini sudah ada 61 dari 88 desa di Kabupaten Kulon Progo yang telah dicanangkan sebagai Desa Binaan Keluarga Sakinah. Hal ini akan terus dilaksanakan agar Kabupaten Kulon Progo akan senantiasa tumbuh berkembang dengan dukungan dari terciptanya masyarakat yang berkualitas berbasis keluarga sakinah.(-)