JELANG IMLEK PERMINTAAN BUAH NAGA DI KULON PROGO MELONJAK

  • 27 Januari 2011 10:56:28
  • 3189 views

Menjelang perayaan tahun baru Imlek, permintaan terhadap buah naga melonjak tajam bahkan bisa mencapai empat kali lipat, seperti yang terjadi di kebun buah naga Kusumo Wanadri di Pantai Glagah, Kabupaten Kulonprogo.

Manager kebun buah naga Kusumo Wanadri, Edi Purwanto, mengatakan, peningkatan permintaan sudah terjadi sejak awal Januari lalu. Pengiriman pun dilakukan tiga hari sekali sebanyak 1,5 ton - 2 ton untuk setiap pengiriman. Permintaan berasal dari jaringan supermarket yang ada di Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta.


"Peningkatannya sangat drastis sekali. Kalau hari biasa dalam seminggu hanya mengirim 500 kg - 1 ton, sekarang ini seminggu full permintaan. Dalam kurun sejak awal Januari ini pengiriman sudah sekitar 12 ton," kata Edi, Rabu (26/1).
Meskipun terjadi lonjakan, tapi harga yang dipatok tetap sama dan tidak dinaikkan, yaitu berkisar antara Rp25.000 - Rp33.000 per kg tergantung dari jenis.


Menurutnya, setiap mendekati Imlek, permintaan terhadap buah cantik berwarna merah tersebut memang selalu melonjak. Bahkan pernah juga sampai kewalahan dan tidak mampu memenuhinya.


Saat ini lahan kebun buah naga Kusumo Wanadri yang juga dijadikan sebagai kebun agrowisata itu seluas 3,5 hektare. Setiap hektare terdapat 1.500 tiang tanaman. Untuk pengembangan produksi, dilakukan kerjasama dengan petani binaan yang antara lain ada di Turi (Sleman), Sukoharjo, dan Banjarnegara.


Sementara di luar Jawa juga dikembangkan di Aceh, Lombok, dan direncanakan di Papua. "Untuk pengembangan produksi ini, kami juga memproduksi bibit. Saat ini kami konsentrasikan untuk pengembangan di Papua yang bulan ini ada permintaan bibit untuk 10 hektare lahan," katanya.


Buah naga yang ada di kebun Kusomo Wanadri sendiri ada tujuh jenis, terdiri dari enam jenis yang berwarna merah dan satu jenis berwarna putih. Salah satu karyawan di kebun Kusumo Wanadri, Basar, menambahkan, buah naga bisa mulai berbuah usia 6-9 bulan setelah penanaman bibit. Dalam satu tahun bisa berbuah terus menerus selama delapan bulan, yakni dari September hingga Mei. Dalam kurun produktif itu setiap tiang (5-6 batang tanaman) mampu menghasilkan 150 - 200 kg buah. (-)