KONTINGEN KETHOPRAK KABUPATEN KULON PROGO JUARA UMUM DALAM FESTIVAL KETHOPRAK ANTAR KABUPATEN- KOTA SE - PROPINSI DIY TAHUN 2010

  • 27 Desember 2010 09:00:00
  • 1461 views

Kontingen Kethoprak Kabupaten Kulon Progo berhasil meraih juara umum dalam festival kethoprak antar kabupaten - kota se Propinsi Daerah Istimewa yang diselenggarakan tanggal 17-19 Desember di Gedung Societet Yogyakarta.

Dalam ajang festival tersebut, kontingen Kabupaten Kulon Progo yang membawakan cerita berjudul " Kesaguhan Nyangking Panandhang " dengan penulis naskah Benectus Sukardi, meraih juara umum setelah berhasil mendapatkan tujuh penghargaan dari sepuluh katagori penilaian, yaitu : Sebagai Penyaji Terbaik I, Sutradara terbaik atas nama Petrus Kasumo, Pemeran utama putri terbaik atas nama Tri Susanti yang berperan sebagai Pembayun, Pemeran pembantu putra terbaik atas nama Yunanto yang berperan sebagai Mondoroko, Penata Iringan terbaik atas nama Parjiyo, serta Penata Busana terbaik atas nama Siti.

 

Kontingen Kethoprak Kabupaten Kulon Progo yang diwakili oleh paguyuban kethoprak dari kecamatan Panjatan sebagai juara pertama dalam festival antar kecamatan di Kabupaten Kulon Progo yang diselenggarakan beberapa waktu yang lalu, diperkuat oleh sejumlah seniman-seniwati muda yang ada di Kabupaten Kulon Progo.

 

Lakon Kesaguhan Nyangking Panandhang menceritakan tentang pertikaian antara Panembahan Senopati dengan Wonoboyo yang semakin meruncing. Atas usul Mondoroko, Putri Panembahan Senopati yang bernama Pembayun dijadikan telik sandi dengan cara menyamar sebagai ledhek. Cara ini terbukti mampu memikat hati Wonoboyo yang kemudian tanpa curiga memperistri Pembayun yang telah berganti nama menjadi Mikatsih, bahkan sampai mengandung. Pada suatu hari Mikatsih mengaku bahwa dia adalah sebenarnya Pembayun putri dari Panembahan Senapati. Pembayun dengan susah payah membujuk agar Wonoboyo mau menghadap Penembahan Senopati sebagai mertuanya di Mataram. Wonoboyo menyanggupinya, namun disertai dengan rencana busuk mau membunuh Panembahan Senopati. Panembahan Senopati sudah menyadari hal itu sehingga pada waktu Wonoboyo menghadap dan bersiap menghunjamkan kerisnya, Panembahan Senopati secepat kilat membenturkan kepala Wonoboyo pada dhampar dalem yang berupa watu gilang hingga pecah dan Wonoboyo tewas seketika.

 

Keberhasilan kontingen kethoprak Kabupaten Kulon Progo merebut Trophy Gubernur DIY tersebut merupakan hasil kerja sama yang baik antara Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dalam hal ini melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga, dengan Kantor Kecamatan Panjatan, Dewan Kebudayaan Kab. Kulon Progo serta didukung oleh semangat dan dedikasi yang tinggi dari segenap seniman-seniwati yang ada di Kabupaten Kulon Progo.(-)