Untuk Kinerja 2024 yang Lebih Baik, PJ Bupati Kulon Progo Ajak ASN untuk Introspeksi dan Refleksi

  • 02 Januari 2024 00:00:00
  • 532 views

Wates, Membuka awal tahun baru 2024, Penjabat (Pj) Bupati Kulon progo Ni Made Dwipanti Indrayanti, S.T.,M.T memimpin apel di Halaman Pemkab Kulon Progo, pada selasa (2/1/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati Kulon Progo mengingatkan kepada seluruh ASN bahwa tantangan yang akan dihadapi di tahun 2024 akan semakin besar, oleh karena itu instrospeksi dan refleksi diri sangat penting guna meningkatkan kinerja di tahun ini.

“Tantangan di tahun 2024 ini semakin besar, tanggung jawab kita juga semakin besar, masyarakat berharapnya juga semakin besar kepada kita. Apa yang kemudian harus kita lakukan? Instropeksi diri terhadap kinerja kita di tahun 2023, apakah masyarakat sudah puas dengan pelayanan kita atau belum?”, tegas Ni Made.

Sehingga dengan mengevaluasi kinerja baik diri sendiri maupun tim, seluruh ASN dapat memperbaiki dan meningkatkan kinerjanya masing-masing. Sebagai awalan tahun, Pj Bupati juga melakukan peninjauan terhadap fasilitas dan fungsi pelayanan OPD di komplek Setda Kabupaten Kulon Progo, demi kelancaran pelayanan di tahun 2024.

“Untuk komplek kabupaten ini kan banyak unit-unit pelayanan, kita juga mau melihat apa saja yang kemudian menjadi unsur pelayanan yang perlu diperbaiki lagi”, kata Ni Made.

Selain itu penurunan angka kemiskinan ekstrim dan penurunan stunting menjadi program prioritas nasional yang harus menjadi perhatian bagi pemerintah Kulon Progo, Pj Bupati Kulon Progo juga berharap untuk tahun 2024, target angka kemiskinan ekstrim dan stunting di Kabupaten Kulon Progo secara nasional dapat tercapai.

“Ada dua hal yang selalu saya sampaikan, target terakhir di tahun 2024 itu kemisikinan ekstrim 0% , kemudian stunting di 14% secara nasional. Mudah-mudahan dengan segala usaha, strategi dan inovasi dari teman-teman semuanya, paling tidak target secara nasional untuk tahun 2024 itu bisa kita capai”, tambah Ni Made.

Target perwujudan aerotropolis dan penataan kawasan juga menjadi perhatian di tahun 2024. Salah satunya adalah pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) untuk mendukung zero accident pada perlintasan sebidang.

“Yang selanjutnya berkaitan dengan eksekusi dan implementasi perwujudan aerotropolis, kemudian penataan kawasan, termasuk kemudian penyiapan JPO untuk memfasilitasi perlintasan sebidang yang kemarin ini sudah ada bagian-bagian yang di tutup, kemudian di alihkan”, jelas Ni Made.

Harapannya pembangunan ini nantinya dapat membantu dari sisi keselamatan masyarakat, mengingat bahwa posisi wates itu sendiri dibelah oleh jalur kereta, satu demi satu untuk setiap perlintasan sebidang baik itu underpass maupun overpass harus dilakukan. /MC.Kab.Kulon Progo/humas