Sebagai Sarana Pembelajaran, Siswa SMP di Kulon Progo Ikut Lomba Cerdas Tangkas Perkoperasian

  • 20 Juni 2023 00:00:00
  • 77 views

Wates, Dalam rangka memperingati Hari Koperasi ke 76 tahun 2023 serta sebagai upaya peningkatan wawasan pengetahuan perkoperasian kepada para pelajar Kulon Progo, Pemkab Kulon Progo melalui Dinas Koperasi UKM gelar Lomba Cerdas Tangkas Perkoperasian Tingkat SMP sederajat se-Kabupaten Kulon Progo di Aula Adhikarta, Gedung Kaca, Selasa (20/6/2023).

Iffah Mufidati, SH.MM, Kepala Dinas Koperasi UKM melaporkan,  selain dalam rangka memperingati Hari Koperasi 2023, ke 76 tahun kegiatan ini juga bertujuan untuk peningkatan wawasan pengetahuan perkoperasian kepada para pelajar Kulon Progo.

"Tujuan utamanya tentunya meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan menumbuhkan semangat bekopersi dikalangan siswa, khususnya siswa SMP di Kabupaten Kulon Progo," kata Iffah. 

Dikatakan Iffah, melalui kegiatan ini diharapkan mampu mendorong sekolah untuk membentuk koperasi siswa sebagai sarana pembelajaran berkoperasi sejak dini.

"Nanti kami mohon Dinas Pendidikan untuk dapat membantu menyemangati siswa-siswa SMP beserta guru untuk dapat terbentuknya koperasi siswa di sekolah, yang tentunya ini merupakan sarana belajar berkoperasi di sekolah," terang Iffah.

Dilaporkan Iffah, lomba ini diikuti oleh 25 SMP sederajat di Kulon Progo dengan masing-masing sekolah diwakili 3 orang siswa. Adapun hadiah berupa piala, piagam dan uang pembinaan sejumlah Rp. 3 juta untuk juara I, Rp. 2,5 juta untuk juara II,Rp. 2 juta untuk juara III, Rp. 1,5 juta untuk juara harapan I dan Rp. 1 juta untuk juara harapan II.

"Sebenarnya masih banyak sekolah yang mau mengikuti lomba ini, namun dengan keterbatasan kami, kami batasi untuk kuoata 25 peserta," imbuh Iffah.

Selain itu, Arif Prastowo, S.SOs.MSi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga menyampaikan dukungannya atas lomba ini dalam rangka menumbuhkan semangat bekopersi dikalangan siswa, dirinya juga mendorong tumbuh kembangnya koperasi-koperasi sekolah di Kulon Progo.

"Saya sangat mendorong tumbuhnya, berkembangnya koperasi-koperasi sekolah. Ada beberapa Kepala Sekolah yang hadir pada kesempatan ini, saya mohon untuk bisa meneliti kembali, mencermati keberadaan koperasi-koperasi sekolah yang ada di sekolah masing-masing," kata Arif. 

Sementara itu Triyono, SIP.M.Si selaku Plh. Bupati Kulon Progo menyampaikan pentingnya perkoperasian sebagai salah satu solusi dalam penyelesaian masalah ekonomi yang tidak stabil, dengan pemahaman koperasi sejak dini melalui generasi 4.0. Diharapkan kedepan mampu menumbuh kembangkan koperasi sebagai salah satu upaya meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

"Saya kira hampir semua sekolah sudah punya koperasi, meskipun tidak seutuhnya dibentuk berbadan hukum, namun tujuannya dengan dibuatnya koperasi ini sangat baik, yakni memberi bekal kepada siswa sekolah secara langsung dengan praktek berkoperasi," kata Triyono.

Selain itu menurut Triyono tujuan lain berkoperasi di sekolah adalah agar para siswa tumbuh jiwa setia kawan, saling menghargai, kesamaan derajat dan gotong royong antar sesamanya di samping menumbuhkan rasa cinta pada sekolah. Selain itu juga menumbuhkan serta mengasah demokrasi, kreatifitas, kemampuan, pengetahuan.

"Mestinya kalau semua siswa ikut dalam koperasi sekolah, mestinya tidak ada lagi kemudian klitih, kemudian tawuran antar sekolah dan sebagainya. Karena disana sudah diarahkan saling menghargai, kesamaan derajat, gotong royong dan sebagainya," imbuh Triyono. MC Kab Kulon Progo/Humas