Swadaya Warga Kalibawang Mencapai 819 Juta Rupiah

  • 27 Mei 2010 08:28:34
  • 1791 views

Selama 1 tahun ini swadaya masyarakat Kecamatan Kalibawang dalam pembangunan
wilayah mencapai Rp 819 juta. Sedangkan total biaya pembangunan sebesar Rp. 12,4 miliar. Dana yang lain diperoleh dari APBN, APBD Provinsi, APBD Kabupaten, APBDes 4 desa dan dana Program Nasional Pembanguan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM MP).

 

Hal itu dikatakan Camat Kalibawang Roehedy Goenoeng P, S Sos saat menyambut kunjungan kerja Wabup Drs H Mulyono dalam rangka Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM), Senin (24/5) di Dusun Mejing, Desa Banjararum. Dalam kesempatan tersebut wabup didampingi oleh segenap kepala SKPD terkait.

 

Dari jumlah tersebut, tambah Goenoeng, swadaya tertinggi dicapai oleh masyarakat Desa Banjarharjo, yakni sebesar Rp. 391, 3 juta. Kemudian Banjaroya Rp. 222,9 juta, Banjararum 180,8 juta dan Banjarasri Rp. 44 juta.

 

"Sebenarnya sawadaya masyarakat secara riil jauh di atas jumlah itu. Namun nilainya tidak dapat dikalkulasi secara detail. Sebagian kegiatan tersebut berupa pembangunan non fisik," ungkap Goenoeng.

 

Mulyono menyambut baik partisipasi yang telah dilakukan oleh masyarakat Kalibawang. Karena, kata dia, secara riil pembangunan di Kulon Progo membutuhkan dana yang sangat besar dan tidak dapat sepenuhnya dibiayai pemerintah.

 

Dalam pembangunan, tutur Mulyono, swadaya masyarakat memang sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses dan mengoptimalkan hasilnya. "Kalau hanya bertumpu pada dana dari pemerintah, anggaran yang ada tidak akan mencukupi karena memnag sangat terbatas," ujarnya.