PPSJ BANGUN KANDANG ORANGUTAN

  • 10 April 2010 08:35:34
  • 5418 views

PPSJ (Pusat Penyelamatan Satwa Jogja) di desa Sendangsari Kecamatan Pengasih, dalam waktu dekat akan bertambah bangunan baru, berupa kandang raksasa untuk rumah orangutan. Biaya pembangunan kandang terbesar di dunia ini menghabiskan biaya sekitar Rp.10 milliar.


Dewan Pembina Yayasan Konservasi Alam Jogja, Dr.Willie Smith mengatakan pembangunan kandang raksasa orangutan nantinya berbentuk kubah dengan diameter 120 meter dan tinggi 60 meter, mampu menampung 100 ekor orangutan.
" Bangunan kandang yang sangat besar bahkan terbesar didunia ini nantinya dapat dilihat dari angkasa seperti Candi Borobudur, pengunjung nantinya dapat masuk melalui sebuah terowongan untuk melihat lebih dekat orang-utan," terang Willie yang juga ahli hutan tropis kepada beberapa wartawan di PPSJ, Kamis (8/4).


Ditambahkan, keberadaan kandang yang dilengkapi beberapa danau, nantinya untuk menampung orangutan yang sekarang masih dipelihara oleh masyarakat, setelah melalui pemeliharaan dan mampu hidup kembali di hutan akan dilepas ke habitatnya sedangkan yang sudah tua dan bahkan kondisi fisik ada yang tertebak, hilang tangannya, kandang raksasa sebagai panti jomponya orang-utan.


Sedangkan dana yang dipakai untuk membangun kandang berasal dari pecinta orangutan yang berbasis di Amerika Serikat, hasil donasi dari warga di seluruh dunia. Hasil sumbangan dikumpulkan dan dipakai untuk membantu pelestarian hewan primate di Indonesia.


Founding Director Orangutan Outreach, Richard Zimmerman merasa prihatin dengan populasi dan keadaan orangutan di Indonesia yang tergusur adanya lahan kelapa sawit dan dijadikan orangutan sebagai hewan peliharaan, sehingga jumlahnya makin lama makin berkurang bahkan bisa punah. Padahal orangutanlah yang menyebarkan biji dari 400 jenis pohon, apabila punah maka ratusan jenis pohon ikut punah.


"Orangutan adalah hewan yang pintar, dibanding simpanse atau gorilla, bahkan di luar negari sudah ada hak asasi primata, dan sudah ada larangan dijadikan untuk sirkus, medis dan dipelihara di kebun binatang sekalipun,"terang Richard.
Selain membangun kandang besar untuk orangutan, juga direncanakan akan melakukan reboisasi pohon Aren dengan melakukan penanaman sejuta pohon aren dan membangun pabrik mini pengolahan gula aren.


Bupati Kulon Progo H.Toyo Santoso Dipo dalam kesempatan tersebut menyambut baik rencana pembangunan kandang raksasa untuk orangutan dan reboisasi serta pabrik pengolahan gula aren. "Prinsipnya setuju, karena peruntukannya jelas untuk awal pembangunan PPSJ, jadi kalau ada isu sekarang PPSJ berubah bukan untuk konservasi itu sama sekali tidak benar,"kata Toyo.


Toyo berharap pembangunan segera dilakukan dan cepat selesai. Masalah Ijin Mendirikan Bangunan (IMB), serta sewa tanah tidak akan dipersulit, secepatnya bisa selesai dan segera dilakukan peletakan batu pertama di tahun 2010 ini, sehingga awal 2011 sudah selesai pembangunannya.