Realisasi Pajak Mencapai 104,35 Prosen

  • 23 Februari 2010 11:50:54
  • 2245 views

Realisasi penerimaan seluruh jenis pajak Tahun Anggaran 2009 sampai tanggal 31 Desember 2009 sebesar Rp.66,79 milyar dari rencana Rp.64,01 milyar atau tercapai 104,35 %. Sedangkan target penerimaan pajak tahun 2010 sebesar Rp.77,97 milyar atau naik 16,72%. Oleh karena itu perlu adanya kerjasama antara Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Wates dengan Pemda Kulonprogo, agar potensi pajak dapat tergali lebih optimal sehingga secara otomatis akan meningkatkan kontribusi KPP kepada Pemda, karena Pemda memperoleh pembagian hasil dari penerimaan PPh Orang Pribadi Dalam Negeri dan PPh Ps.21 serta PBB dan BPHTB Hal itu dikatakan Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Wates, R.Soleh Abdulrahman saat berlangsung acara Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan PPh tahun pajak 2009 di Gedung Kesenian Wates Kulon Progo, Selasa (23/2).

 

Acara tersebut dihadiri Bupati H Toyo Santoso Dipo beserta istri Ny.Wiwik Toyo S Dipo , Wabup Drs H Mulyono, Ketua DPRD Yuliardi,S.Ag, Muspida, Sekda Budi Wibowo,SH,MM beberapa pejabat Pemkab, yang kemudian membayarkan PPh-nya. "Realisasi penerimaan pajak tahun 2009 sebesar Rp.66,79 milyar, target tahun 2010 dibanding realisasi 2009 adalah 116,72 %, untuk realisasi pembagian penerimaan PBB untuk Pemda DIY dan kabupaten Kulonprogo tahun 2009 sebesar Rp.12,91 milyar, sedang BPHTB sebesar Rp.1,85 milyar," jelasnya.

 


Ditegaskan oleh Soleh, proyeksi perpajakan tahun 2010 akan ditekankan pada pembinaan Wajib Pajak (WP) agar tahu hak dan kewajiban perpajakannya lebih baik, yang selanjutnya akan menumbuhkan kesadaran WP dalam memenuhi kewajiban perpajakan yang pada akhirnya kesadaran bahwa membayar pajak bukan sekedar kewajiban tetapi juga memberi kontribusi warga negara kepada Negara agar Negara dapat menjadi negara mandiri dan dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

 


Dalam rangka memberikan dorongan kepada WP, agar menyampaikan SPT Tahunan tepat waktu dan sesegera mungkin, SPT Tahunan PPh Tahun 2009 harus disampaikan ke KPP Pratama paling lambat tanggal 31 Maret 2010 bagi Wajib Pajak Orang Pribadi dan tanggal 30 April 2010 bagi Wajib Pajak Badan , sedangkan kekurangan pembayaran pajak terutang tahun 2009 (PPh pasal 29) harus dibayar lunas sebelum SPT Tahunan PPh dilaporkan.

 


Sementara jumlah Wajib Pajak yang terdaftar di KPP Pratama Wates sampai 31 Desember 2009 mencapai 17.511 orang dengan rincian PPh Orang Pribadi sebanyak 16.719, dan PPh Badan sebanyak 792. Bupati Kulon Progo H.Toyo Santoso Dipo dalam sambutannya mengharapkan kepada warga masyarakat untuk membayar pajaknya, karena hasil dari pembayaran selanjutnya akan dikembalikan kepada masyarakat dalam wujud pembangunan. Termasuk para pegawai yang digaji oleh rakyat melalui
pemerintah, sehingga apabila belum membayar pajak berarti mempunyai hutang.

 


Dalam kesempatan tersebut Toyo mempertanyakan perhitungan pajak, serta pemasukan pajak terhadap beberapa kantor- kantor di wilayah Kulonprogo namun kantor pusatnya di Jakarta, serta pengusaha yang membuka usahanya di wilayah Kulonprogo namun mempunyai NPWP luar Kulonprogo, terlebih membuat gudang penyimpanan dengan kendaraan -kendaraan berat yang mempercepat beberapa kerusakan ruas jalan.