PIK-REMAJA SMA N 2 WATES, TERBAIK DI KULONPROGO

  • 20 Februari 2010 09:47:07
  • 3238 views

Pusat Informasi dan Konseling  Kesehatan Reproduksi Remaja (PIK-KRR) yang sekarang berubah namanya menjadi PIK Remaja SMA N 2 Wates saat ini menjadi PIK Remaja terbaik se - Kabupaten Kulonprogo. PIK Remaja yang berlokasi di wilayah kecamatan Wates ini merupakan satu-satunya PIK Remaja yang telah mencapai tahapan Tegar di antara 17 kelompok PIK Remaja lainya, baik jalur sekolah maupun non sekolah. Dengan kedudukannya sebagai PIK Remaja terbaik pada tahun 2010 ini, maka kelompok tersebut berhak mewakili Lomba PIK Remaja  Tingkat Provinsi DIY bersama kelompok Remaja Kecamatan Sentolo dalam tahapan Tegak dan  Kelompok PIK Remaja Kecamatan Samigaluh dalam tahapan Tumbuh, yang menurut rencana akan dikunjungi Tim Evaluasi Provinsi DIY besok Selasa (23/2) yang melibatkan unsur Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga, PKBI, BKKBN Provinsi DIY, dan lain-lain.

 

Demikian dikatakan oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPDP dan KB) Kabupaten Kulonprogo Drs. Krissutanto yang didampingi Kabid Keluarga Berencana Drs. HM Dawam, di kantornya, Sabtu (20/2). Selanjutnya ditegaskan oleh Krissutanto, sebagai satu-satunya kelompok PIK Remaja Tegar yang merupakan tahapan tertinggi dari PIK Remaja, PIK Remaja SMA N 2 Wates menjadi tempat belajar sekaligus studi banding bagi kelompok PIK-Remaja lainnya di Kulonprogo dalam pengembangan kegiatan, materi penyuluhan maupun dukungan dan jaringan dalam rangka  menarik remaja untuk datang dan bergabung dalam kelompok PIK Remaja. PIK Remaja sendiri merupakan suatu wadah yang dikelola dari, oleh dan untuk remaja dalam memperoleh informasi dan pelayanan konseling KRR. PIK Remaja ini  sebagai langkah operasional menuju Tegar  Remaja. Adapun yang dimaksud Tegar Remaja adalah remaja yang berperilaku sehat, terhindar dari resiko   Triad KRR (Seksualitas, Napza dan HIV/AIDS), menunda usia perkawinan, bercita-cita mewujudkan Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera (KKBS) dan menjadi contoh, model, idola, dan sumber informasi bagi teman sebayanya. Pendekatan PIK Remaja adalah pendekatan Kelompok Sebaya.

 

Kaitannya dengan tahapan Tumbuh, Tegak dan Tegar dalam PIK Remaja, dijelaskan oleh Kasubid Advokasi Konseling dan Pembinaan Kelembagaan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi,  Drs. Mardiya, bahwa pada prinsipnya tahapan itu untuk mengukur seberapa tingkat kemajuan dan kemampuan kelompok tersebut materi dan isi pesan (assets) yang diberikan, kegiatan yang dilakukan serta dukungan dan jaringan (resources) yang dimiliki. PIK Remaja dalam tahapan Tumbuh, dari sisi materi dan isi pesan yang diberikan terbatas pada materi terbatas Triad KRR dan pendalamannya serta pemahaman tentang hak-hak reproduksi. Selanjutnya dari sisi kegiatan yang dilakukan, masih sebatas di tempat PIK-KRR berada, bentuk aktifitas bersifat penyadaran (KIE) seperti: diskusi, mading, memberikan motivasi tentang pendidikan, kemudian materi yang diberikan sebatas materi cetak, dan hanya dilakukan pencatatan. Sedangkan dari sisi dukungan dan jaringan yang dimiliki, PIK Remaja Tumbuh sudah memiliki ruang khusus, memiliki papan nama (ukuran minimal 60x 90 cm) dipasang yang terlihat umum, ada struktur kepengurusan, memiliki  2  orang Pendidik Sebaya (PS) yang dapat diakses serta lokasi kegiatan yang  disukai remaja.

 

PIK Remaja dalam tahapan Tegak, dari sisi materi yang diberikan selain seperti dalam tahapan tumbuh juga telah ada materi  tentang kecakapan hidup (life skills). Sementara dari sisi kegiatan yang dilakukan ditambah kegiatan di luar PIK Remaja, telah ada konseling, media yang digunakan termasuk media elektronik, ada advokasi dan promosi serta kegiatan-kegiatan yang menarik remaja seperti bimbingan belajar siswa, kegiatan olah raga dan kesenian. Sedangkan dari sisi dukungan dan jaringan yang dimiliki selain ruang khusus juga telah ada ruang pertemuan, memiliki 4 orang Pendidik Sebaya (PS), 2 orang Konselor Sebaya (KS) serta memiliki jaringan dengan pelayanan dengan  medis dan non medis.

 

PIK Remaja dalam tahapan Tegar, dari sisi materi yang diberikan selain seperti dalam tahapan Tegak juga telah ada materi ketrampilan advokasi. Sementara dari sisi kegiatan yang dilakukan ditambah pelayanan lain sesuai kebutuhan remaja (pemeriksaan gigi, konsultasi kecantikan, konsultasi gizi), pengelolaan akses pada jaringan internet, serta  melibatkan jaringan termasuk pelayanan kesehatan dasar. Sedangkan dari sisi dukungan dan jaringan yang dimiliki selain telah memiliki hotline/sms konseling , juga telahh memiliki memiliki perpustakaan, ada sarana  dan  prasarana jaringan internet, ada  jaringan dengan kelompok remaja, orang tua, guru, PIK Remaja lainnya, serta telah ada  organisasi induk pembina PIK Remaja.

 

Untuk tahun 2010,  menurut Mardiya, BPMPDP dan KB Kabupaten Kulonprogo selain menargetkan minimal ada penambahan 3 kelompok PIK Remaja, juga ada peningkatan kualitas kelompok PIK Remaja yakni penambahan kelompok  Tegak 2  kelompok dan Tegar 1 kelompok.

 

"Untuk kuantitas, pada bulan Februari 2010 ini telah terbentuk satu kelompok PIK Remaja di SMK N 1 Panjatan yang merupakan kelompok PIK Remaja  jalur sekolah melalui Surat Keputusan  Kepala Sekolah yang  bersangkutan. Di bulan-bulan mendatang, diharapkan akan disusul oleh SMA N 1 Pengasih, SMA N 1 Wates dan lainnya  sebagai bagian dari upaya sekolah untuk menekan perilaku negatif remaja," katanya.

 

Sumber berita: Drs. Mardiya

Kasubid Advokasi Konseling dan Pembinaan Kelembagaan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Kulonprogo

HP. 081328819945