PNPM PANJATAN SWADAYA MASYARAKAT MINIM

  • 19 Februari 2010 08:28:51
  • 1557 views

Swadaya masyarakat di wilayah Kecamatan Panjatan dalam kegiatan Program Nasional
Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) tahun 2009 masih minim. Dari dana bantuan baik pemerintah pusat maupun pendamping APBD Kabupaten keseluruhan sebesar Rp.2 Milyar, swadaya masyarakat sekitar Rp.133 juta. Hal tersebut dikatakan Camat Panjatan Ir.Aspiyah M.Si ketika menerima Tim Monitoring PNPM Mandiri Pedesaan Kabupaten yang dipimpin Wakil Bupati Kulon Progo Drs.H.Mulyono di Balai Desa Gotakan
Panjatan, Kamis (18/2).

 


Namun demikian Aspiyah optimis ke depan swadaya masyarakat akan meningkat, karena berbagai program pemerintah hanya merupakan dana stimulant untuk memberdayakan masyarakat. Sementara Ketua PNPM Desa Gotakan, H. Wagiran Mada mempertanyakan anggaran 2010 PNPM MP di Panjatan yang turun hanya memperoleh sekitar Rp.1.250.000.000,- dibanding tahun sebelumnya Rp.2 M, serta menjamurnya pasar modern/swalayan di kota Kecamatan yang mengancam para Usaha Kecil Menengah (UKM).

 


Sedang Kades Panjatan, Sukarman Pangabean menyayangkan turunnya dana di musim hujan, yang apabila pengerjaan dilakukan di sawah, material sangat sulit masuk lokasi sehingga menimbulkan biaya yang sangat besar, kalau belum musim hujan akan dapat dihemat, serta pelaporan akan sesuai dengan rencana.

 


Menanggapi swadaya masyarakat yang sangat minim tersebut Wakil Bupati Kulon Progo, Drs.H.Mulyono, mengakui secara umum memang swadaya masyarakat di Kulon Progo yang tercatat hanya rata-rata 10 %. Namun swadaya yang tidak tercatat berupa keikhlasan warga untuk menambah pelebaran jalan, serta mendukung kegiatan sangat besar sekali.

 


Berkaitan turunnya anggaran PNPM di wilayah Panjatan menurut Wabup disebabkan sudah diplot dari Depdagri yang beralasan daerah tersebut sudah lebih maju dibanding daerah lainnya. Namun Pemkab akan memberikan bantuan melalui program-program lainnya. Sedangkan untuk masalah pasar modern Pemkab sedang menyusun Peraturan Bupati (Perbup) untuk membatasi jumlah swalayan.

 


Menurut Mulyono berbagai keluhan pencairan dana PNPM khususnya APBD Kabupaten yang merata dikeluhkan masyarakat, hal ini karena sebelumnya dianggarkan melalui Anggaran Perubahan. " Mudah-mudahan untuk 2010 ini nanti Juni atau Juli bisa cair karena sekarang sudah dimasukkan APBD murni, tidak di anggaran perubahan seperti tahun-tahun lalu, sehingga permsalahan alam karena bertepatan musim hujan sudah tidak dijadikan hambatan lagi," terang Mulyono.

 

Dalam monitoring PNPM MP 2009 di wilayah Kecamatan Panjatan Wabup. Drs.H.Mulyono didampingi Sekretaris Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPP dan KB) Drs. Agus Subagyo, Camat Panjatan Ir.Aspiyah MSi diantaranya meninjau kegiatan pembangunan gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di kompleks Balai Desa Gotakan, pengaspalan jalan serta Yandulansia di desa Cerme, saluran irigasi di Bulak Bebek Desa Kanoman, Jalan Cor Block di Desa Depok, dan bangket jalan di desa Garongan.