Bertepatan Ulang Tahunnya Yang Ke-49; Budi Wibowo,SH,MM Dilantik Sekda Kulon Progo

  • 27 Januari 2010 13:12:42
  • 4741 views

Bupati Kulon Progo, H.Toyo Santoso Dipo atas nama Gubernur DIY mengambil Sumpah dan Melantik Budi Wibowo SH,MM sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kulon Progo menggantikan Drs.H.So'im,MM di Gedung Kaca Pemkab, Rabu (27/1). Acara dihadiri Wabup Drs.H.Mulyono, Ketua DPRD Yuliardi,SAg, Muspida Plus, Ketua Tim Penggerak PKK Ny.Wiwik Toyo S Dipo, Kepala BKD Propinsi DIY Sudibyo,SH, Kepala SKPD di lingkup Pemkab Kulon Progo. Pelantikan Budi Wibowo yang sebelumnya menjabat Kepala Bappeda Kulonprogo, berdasar Keputusan Gubernur DIY Hamengku Buwono X No:14/PEM.D/UP/D.4 , tertanggal 19 Januari 2010, bertepatan pula dengan hari ulang tahunnya yang ke-49. Sehingga saat acara istirahat, seluruh pejabat yang hadir menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun, kemudian keluar nasi tumpeng yang bertuliskan "Sugeng Tanggap Warsa ke 49 TH Bp.Budi Wibawa,SH,MM". Pada kesempatan tersebut Bupati didampingi Ny.Wiwik Toyo Santoso Dipo memotong tumpeng untuk kemudian diserahkan kepada Budi Wibowo dan istri.

 


Budi Wibawa yang lahir di Salatiga, mengawali karier PNS di Kulonprogo sebagai pegawai di Bawasda, kemudian berturut-turut mutasi sebagai pejabat eselon menjadi Kabag Hukum Setda, Kepala Bawasda, Kepala BPKD, dan terakhir Kepala Bappeda. Selama menjadi orang nomor satu di Bappeda, bapak yang dikarunia tiga putra dan istri seorang notaries ini sering mendampingi Bupati dalam perjalanan ke luar negeri untuk mencari investor.

 


Bupati Kulon Progo H.Toyo Santoso Dipo dalam sambutannya mengatakan kondisi Kulon Progo pada saat ini masih membutuhkan pemikir-pemikir dan pemimpin yang berkemampuan tinggi, untuk lebih memajukan dan memakmurkan daerah demi untuk kesejahteraan masyarakat secara lahir dan batin.

 


Tentunya ditangan para pemimpin yang berdedikasi serta berkemampuan tinggi, SDM dan SDA yang potensinya cukup besar di Kabupaten Kulon Progo ini dapat dikelola dengan baik dan lebih optimal. Memang untuk mengelola potensi yang ada ini dibutuhkan kerjasama serta peran serta dari segenap komponen yang ada. Dengan tekat saeyeg saeko proyo mbagun Kulon Progo, tentunya akan memberikan motivasi yang lebih besar dan kuat untuk bersama-sama secara sadar dan memiliki tanggungjawab atas kemajuan dan kemakmuran Kulon Progo ini. Sehingga pada gilirannya nanti, masyarakat Kabupaten Kulon Progo ini akan benar-benar sejahtera. "Saya minta secepatnya, selambat-lambatnya setengah bulan harus tinggal di rumah dinas, meski kondisinya jelek dibanding rumah pribadinya, kalau tidak ingin SK-nya dianulir, karena masyarakat sangat membutuhkan dan terutama kepala SKPD,"pesan Toyo.

 


Sementara kepada pejabat lama Drs.H.So'im,MM, Bupati menyampaikan terima kasih atas pengabdiannya selama menjabat, dan mengucapkan semoga sukses dalam beternak Sapi, dan cepat menyelesaikan studi S3 di UGM.

 


Pasca pelantikan Sekda kekosongan jabatan eselon II, dilingkup pemkab bertambah,
setelah sebelumnya, Ispektorat Daerah dan Dinas Pendidikan yang kedua pejabatnya tidak diperpanjang lagi masa jabatannya. Bahkan sebelumnya beredar kabar, pelantikan tidak hanya sekda saja, tetapi beberapa jabatan untuk mengisi kekosongan dan promosi serta mutasi.

 


Menanggapi rumor ini, Kepala BKD Drs.Djulistyo sebelum menghadiri acara mengatakan, moment hari ini adalah pelantikan Sekda yang sebenarnya adalah dilakukan oleh Gubernur, namun memberi surat kuasa kepada Bupati, sehingga kapasitas Bupati adalah mewakili Gubernur, sedangkan untuk pejabat yang lainnya wewenang Bupati.
"Untuk mengisi kekosongan Kepala Bappeda dan jabatan lainnya sedang dipersiapkan"  terang Djulis, yang terus menggelak ketika dikejar kapan waktunya.

 


Usai pelaksanaan acara, beberapa pejabat dan staf di lingkup Setda mengantarkan
Drs.H.So'im,MM beserta istrinya dari halaman pemkab menuju rumah pribadinya di desa
Kaligintung Kecamatan Temon yang berjarak sekitar 10 km.