PKK Agar Menjadi Penjaga Gawang Norma Keluarga

  • 09 Januari 2010 11:03:04
  • 2980 views

     Sebagai organisasi yang sangat dekat dengan masyarakat, terutama kaum ibu, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) diharapkan dapat menjadi penjaga gawang norma keluarga. Karena kaum ibu memiliki kedekatan dan berperan penting dalam mendidik serta menjaga anak dari pengaruh perubahan sosial yang saat ini berlangsung dengan sangat pesat.
Hal itu dikatakan Bupati Kulonprogo H Toyo Santoso Dipo saat memberi sambutan dalam acara peringatan ke-37 Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Kabupaten Kulonprogo, Jumat (8/1) di gedung Kaca kompleks kantor pemkab. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Muspida Plus, segenap pejabat pemkab, ketua TP PKK Kulonprogo Hj Wiwik Toyo Santoso Dipo serta pengurus TP PKK tingkat kabupaten dan kecamatan.
     Perubahan sosial yang terjadi, tambah Toyo, telah mendorong kemajuan kehidupan masyarakat di berbagai bidang. Namun juga memiliki dampak negatif, terutama yang berkaitan dengan norma, etika dan moral masyarakat. Yang paling rentan terhadap dampak ini adalah generasi muda. "Oleh karenanya kaum ibu harus waspada dalam mengasuh dan mendidik anak. Kalau perhatian terhadap anak-anak kurang nereka akan terjerumus kepada hal-hal yang kurang baik yang pada gilirannya akan mengganggu pencapaian masa depannya,"
tandas Toyo.
     Wiwik Toyo Santoso Dipo dalam sambutannya membacakan sambutan tertulis ketua TP PKK Pusat Vita Gamawan Fauzi SH antara lain mengharapkan agar PKK berupaya mengintensifkan kegiatan kelompok Dasa Wisma. Karena kelompok ini merupakan lembaga yang paling dekat dengan masyarakat. "Bila Dasa Wisma bisa berjalan sesuai dengan tugas dan fungsinya maka akan dapat menjadi sumber data yang paling akurat tentang keluarga dan perkembangan kaum
perempuan di semua lapisan," tutur Wiwik.
     Dalam acara tersebut bupati menyerahkan piagam dan bingkisan kepada kader desa yang telah mengabdi lebih dari 15 tahun serta piala dan hadiah berbagai lomba.