02 Apr 2020

Rumah Sakit Impian Masyarakat Kulon Progo Bakal Diresmikan Presiden Jokowi, Gubernur DIY Cek RSUD Wates

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X beserta pejabat Pemprov DIY, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kulon Progo dalam rangka peninjauan pengembangan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wates, Selasa (21/1/2020). Peninjauan dilakukan gubernur DIY sebelum diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo April 2020.Pengembangan gedung baru RSUD dimulai pada 2015 dengan lahan eks tanah kas Desa Wates seluas 4,5 Hektare, pembangunanRSUD ini dimulai dari struktur gedung medik center dua lantai dan gedung auditorium serta foodcourt.

Dalam laporannya Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutedjo mengatakan pembangunan Pengembangan RSUD Wates ini bermula dari ide solusi permasalahan keterbatasan tempat dalam pengembangan pelayanan rumah sakit dan berjubelnya tempat parkir yang mengganggu lalu lintas, sehingga kurang safety dalam pelayanan publik.

Selain itu, pada 2016 membangun bangsal VIP dengan 10 tempat tidur, serta gedung Medik Center 4 lantai ditambah gedung Rawat Inap 4 lantai, asrama mahasiswa dan apartemen  dengan penganggaran secara kolaborasi antara Pemerintah Provinsi 70 persen, dan Kabupaten Kulon Progo 30 persen senilai 258 Milyar.

“Alhamdulillahirobbil’alamiin saat ini gedung yang kita impikan sudah dapat dilihat hasilnya walaupun masih belum sempurna dan masih banyak kekurangan anggaran yang dibutuhkan untuk operasional RSUD Wates,” kata Sutedjo.

Sutedjo menambahkan pembiayaan pembangunan pengembangan RSUD Wates yang dilaksanakan dari 2015 sampai dengan 2020 menyerap anggaran sebesar Rp.300 miliar dengan prosentase BLUD RSUD Wates sebesar 12,62 persen, APBD Kabupaten Kulon Progo 25,16 persen, dan APBD DIY 62,22 persen.

“Untuk kelancaran operasional gedung baru dibutuhkan dukungan dana untuk alat kesehatan sebesar 138,59 Miliar dan dukungan regulasi berupa Rumah Sakit Rujukan Regional serta dukungan SDM Dokter sebagai rumah sakit realisasi kesehatan AHS di RSUD Wates,” pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutannya mengatakan pada prinsipnya pada April 2020, Presiden Jokowi hadir ke Yogyakarta untuk meresmikan Yogyakarta Internasional Airport (YIA). Sehingga kemungkinan RSUD Wates ini juga bias diresmikan pada waktu yang sama.

“Tapi sebelum saya sampaikan, saya perlu ke Kulon Progo yakni RSUD Wates untuk koordinasi, terkait peresmian RSUD ini,” ungkapnya.

Sri Sultan Hamengku Buwono X ingin memastikan kesiapan RSUD Wates ini dapat memindahkan pelayanan dari gedung lama ke gedung baru pada Februari 2020, nantinya pada saat diresmikan April 2020 oleh Presiden Jokowi masih tetap beroprasi atau ada aktivitasnya, walau belum semua perlengkapan tapi untuk harian sudah dilakukan dan ada aktifitasnya. “Yang saya minta jawaban, itu berapa hari untuk menyelesaikan pemindahan dan pengoprasian RSUD ini,” ungkapnya.  

Sultan juga menanyakan terkait nama RSUD, apakah Pemkab Kulon Progo akan  mengganti atau masih dipertahankan nama RSUD tersebut. Terkait dengan kekurangan anggran Sultan menginginkan pelaporan kebutuhan realnya berapa, agar   dapat disampaikan kekurangan tersebut yang nantinya akan di akomodir di APBN. MC Kulon Progo/hry

Tags :  
kulonprogo
 
rsud wates
 

Berita Terkait

SubDomain