24 Apr 2019

Bupati Kulon Progo Imbau Pembayaran THR H-7 Lebaran

Bupati Kulonprogo H.Toyo Santoso Dipo melalui surat edaran Nomoro:900/2174 tertanggal 8 Agustus 2011 mengimbau kepada seluruh pimpinan perusahaan di wilayahnya untuk membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan kepada karyawannya paling lambat H-7 Idul Fitri.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia Nomor: PER-04/MEN/1994 tahun 1994 tentang THR Keagamaan bagi pekerja di perusahaan.

Dalam peraturan disebutkan, pekerja yang telah memiliki masa kerja 12 bulan secara terus-menerus atau lebih diberikan tunjangan sebesar satu kali gaji, sedangkan pekerja dengan masa kerja lebih dari tiga sampai dengan 12 bulan diberikan secara proporsional sesuai masa kerja yakni jumlah bulan dibagi 12 bulan kali 1 bulan gaji.

Untuk yang bekerja kurang dari tiga bulan dapat diberikan sesuai kebijakan perusahaan. Dalam SE juga menyebutkan pemantauan pelaksanaan peraturan Menaker dilakukan oleh Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kulonprogo.

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Sosnakertrans) Kabupaten Kulonprogo Drs.Riyadi Sunarto mengatakan, di Kulonprogo terdapat sebanyak 339 perusahaan baik skala besar, menengah maupun kecil.

"Surat Edaran Bupati tentang THR kami sampaikan dengan mendatangi perusahaan langsung, karena dari sisi waktu relatif lebih pendek dibanding dengan dikirim melalui pos," kata Riyadi Sunarto di kantornya, Kamis (11/8).

Selanjutnya ia mengimbau, setelah diterimanya surat edaran ini, perusahaan agar segera menjalankan kewajibannya sesuai dengan undang-undang tenaga kerja.

Ia berharap perusahaan memberikan THR, dalam rangka mewujudkan perlindungan tenaga kerja yang optimal dan kondisi hubungan industrial yang harmonis, namun kepastiannya tergantung kemampuan keuangan perusahaan maupun berdasarkan kesepakatan antara perusahaan dengan karyawan.

"Kami berharap perusahaan bermusyawarah dengan para karyawan terkait pemberian THR, apakah berwujud uang maupun barang, sehingga tidak timbul masalah di kemudian hari," katanya.(MC)

Tags :  

Berita Terkait

SubDomain